Konferensi Sungai Indonesia 2026 Ditutup, Menteri LH: Sungai Adalah Sumber Peradaban

Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, saat menanam pohon di kawasan wisata Sumber Gempong, Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Berhari.com – Konferensi Sungai Indonesia (KSI) 2026 resmi ditutup di kawasan wisata Sumber Mata Air Gempong, Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Senin (27/7). Penutupan ditandai dengan aksi penanaman sejuta pohon yang dipimpin Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti komunitas pecinta lingkungan dari 18 provinsi di Indonesia. Mereka membahas berbagai isu terkait pelestarian sungai, mulai dari pemulihan fungsi daerah aliran sungai (DAS), pertobatan ekologis, hingga penguatan peran komunitas peduli sungai.

Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, menegaskan bahwa sungai memiliki peran penting dalam kehidupan manusia karena sejak dahulu menjadi pusat peradaban. Menurutnya, menjaga kelestarian sungai berarti menjaga sumber kehidupan.

“Sungai bisa menjadi sumber kehidupan. Bahkan seluruh peradaban di dunia ini pasti terlacak dari jejak sungai,” ujar Jumhur.

Ia juga mengapresiasi semangat para pegiat lingkungan yang selama bertahun-tahun membangun komunitas untuk menjaga sungai di berbagai daerah. Menurutnya, gerakan yang lahir dari masyarakat memiliki peran besar dalam menjaga ekosistem.

“Saya sangat menghargai kegiatan ini karena muncul dari bawah. Mereka sudah bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun membentuk komunitas di daerahnya masing-masing untuk memuliakan sungai,” katanya.

Jumhur menambahkan, pemerintah siap mendukung berbagai usulan dan program pelestarian lingkungan yang realistis dan bermanfaat bagi masyarakat.

Konferensi Sungai Indonesia 2026 menjadi penyelenggaraan perdana yang digagas oleh komunitas pecinta lingkungan dari berbagai daerah. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga sungai sebagai sumber air, penyangga ekosistem, sekaligus bagian dari sejarah peradaban manusia.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT