Mojokerto- Seorang remaja yang mengalami keterbatasan mental dan fisik dibuang oleh orang tak dikenal di pinggir Jalan Raya Mojosari, Desa Sidomulyo, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Diduga remaja laki-laki malang itu sengaja dibuang oleh orang tuanya.
Remaja disabilitas itu lantas ditolong oleh salah seorang warga setempat bernama Mujiati (55). Olehnya, remaja berusia sekitar 18 tahun itu lantas dibawa pulang ke rumahnya.
Mujiati menceritakan, korban awalnya diturunkan oleh seorang pengemudi mobil yang tak dikenal. Usai menurunkannya di pinggir jalan raya, pengemudi tersebut langsung kabur.
Sebelum kabur, Laki-laki yang mengaku sebagai pengemudi taksi online itu meninggalkan kantong plastik berisi popok dan pakaian milik remaja penyandang disabilitas tersebut.
“Saat saya dan suami duduk di teras rumah, tiba-tiba ada sebuah mobil berhenti. Tak lama berselang, seorang laki-laki turun dan membuka pintu belakang mobil,” kata Mujiati saat ditemui di rumahnya, Kamis (17/11/22).
Ibu rumah tangga itu sempat terkejut hingga meneriaki pengemudi taksi online yang akan kabur tersebut. Namun, pria itu menjawab tidak tahu duduk perkaranya dan hanya menjalankan orderan.
Meski dirawat sejak sepekan lalu, namun Mujiati masih kesulitan berkomunikasi dengan remaja yang ditemukannya di pinggir jalan.
“Ya, mungkin karena keterbatasan yang dimiliki. Bicaranya tidak jelas, sampai saat ini saya tidak tau nama dan asalnya,”terangnya.
Usai dilaporkan ke perangkat Desa Sidomulyo, remaja cacat mental dan fisiknya itu dievakuasi ke Panti Werdha Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto.
Pihak kepolisian sendiri hingga kini masih terus menyelidiki terkait penelantaran remaja penyandang disabilitas tersebut yang sengaja dibuang dan ditinggal di pinggir jalan. (bm)