Pedagang Bendera Musiman Membanjiri Jalan-Jalan Protokol Kota Mojokerto

Para pedagang bendera merah putih berjajar di Jalan Residen Pamuji, Kota Mojokerto, Selasa (01/08/23). Foto Lif

Berhari.com – Memasuki awal Bulan Agustus 2023, pedagang bendera merah putih mulai membanjiri jalan-jalan protokol di Kota Mojokerto. Mereka menggelar barang dagangannya di pinggir dan di atas trotoar jalan.

Seperti yang nampak di Jalan Residen Pamuji, Kelurahan Purwotengah, Kecamatan Kranggan. Para pedagang musiman ini berjajar dengan memajang bendera merah putih, umbul-umbul dan background motif lambang negara,Burung Garuda.

Harga yang ditawarkan para pedagang pun, cukup bervariasi sesuai dengan ukuran. Untuk bendera merah putih dibanderol mulai harga Rp10 ribu-Rp20 ribu per potong, umbul-umbul ukuran 4 meter dijual seharga Rp40 ribu. Sedangkan umbul-umbul paling mahal dijual Rp65 ribu.

Para pedagang yang merupakan warga sekitar Jalan Residen Pamuji ini, mulai berjualan sejak sepakan lalu. Tak hanya bendera dan umbul-umbul, mereka juga menawarkan tiang bendera dari besi maupun bambu yang dibanderol Rp30 ribu-Rp50 ribu per biji.

Adanya imbauan dari Pemkot Mojokerto, yang mewajibkan warganya untuk mengibarkan bendera merah putih di depan rumah masing-masing menjadi berkah pedagang. Mereka mengaku omzet jualan naik 70 persen, jika dibanding momen serupa tahun lalu.

“Buka tanggal 24 Juli kemarin. Alhamdulillah sudah banyak yang laku, mulai bendera, umbu-umbul, tiang, serta aksesoris dan lampu hias. Ini kan ada anjuran warga wajib memasang bendera merah putih, ya kalau omzet naik drastis,” ujar Gunawan, salah satu pedagang bendera, Selasa (01/08/23).

Menurut Gunawan, bendera merah putih dan umbul-umbul yang dijual merupakan produk sendiri. Ia bersama istri dan keluarga menjahit bendera merah putih dan umbul-umbul di rumah yang juga sekaligus tempat usaha konveksi.

“Saya juga memasok bendera merah putih dan umbul-umbul ke pedagang lain di sekitar daerah sini. Banyak  yang pesan ke saya, sejak pertengahan Bulan Juli lalu. Ya, mungkin kalau saya akan buka sampai akhir Bulan Agustus,” terangnya.

Rencananya, para pedagang musiman ini akan buka hingga akhir Bulan Agustus mendatang, seiring berakhirnya puncak HUT Kemerdekaan RI ke-78. Bendera merah putih, umbul-umbul serta aksesoris lampu hias yang tak laku akan disimpan untuk dijual tahun depan.

Tak hanya warga Kota Mojokerto, bendera merah putih dan umbul-umbul yang dijual Gunawan juga banyak diburu warga luar daerah. Seperti warga dari Kabupaten Gresik dan Jombang. Bahkan pembeli sampai memborong bendera merah putih dan umbul-umbul.

Hal itu dilakukan, karena bendera merah putih dan umbul-umbul yang dibeli tahun lalu banyak yang kusam. Kebanyakan pembeli akan memasang bendera maupun umbul-umbul di pinggir-pinggir jalan dan kantor desa, untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-78.

“Belanja umbul-umbul dan bendera, ya borong banyak sekali. Umbul-umbul 5 meter beli 100 pcs, bendera ini tadi 10, sama yang dipasang di gapura pendapa. Kalau disini belanja hampir habis Rp5 juta,” ungkap Hatta Sumantri, salah satu perangkat Desa Kepuhklagen, Gresik.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT