Pencari Rumput Tewas Tertabrak KA di Mojoanyar Mojokerto

Kereta api melintas diperlintasan Desa Kweden Kembar, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, lokasi tewasnya korban.

Berhari.com – Sebuah kecelakaan tragis terjadi di jalur perlintasan kereta api Desa Kweden Kembar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Senin (22/12). Seorang pria paruh baya meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api (KA) Rapih Dhoho relasi Surabaya–Blitar saat beraktivitas di sekitar rel.

Korban diketahui bernama Salamun (60), warga Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar. Saat kejadian, korban diperkirakan tengah mencari rumput untuk pakan ternak di pinggir perlintasan kereta api.

Menurut keterangan saksi dan relawan di lokasi, sebelum kejadian korban terlihat berjalan seorang diri sambil membawa sabit. Diduga, fokus korban mencari rumput membuatnya tidak menyadari datangnya kereta api yang melaju dari arah Surabaya menuju Blitar.

Meski masinis telah membunyikan klakson peringatan, korban tidak merespons hingga akhirnya tertabrak. Benturan keras menyebabkan korban terpental dan meninggal dunia di tempat kejadian.

Petugas kepolisian, relawan, serta pihak terkait segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Saya tadi dihubungi warga kalau ada orang ditabrak kereta api. begitu tiba disini, saya lihat orangnya sudah tergeletak ditutupi daun pisang dalam kondisi meninggal dunia,” ungkap Jaenal, anggota relawan RBC di lokasi.

Untuk keperluan visum, jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Prof. Dr. Soekandar, Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar jalur rel kereta api, mengingat kereta memiliki kecepatan tinggi dan jarak pengereman yang terbatas.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT