Berhari.com – Seorang pria ditemukan sekarat, di tengah jalan area persawahan Desa Wonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Korban yang diduga sebelumnya terjatuh, akhirnya tewas satu jam kemudian di lokasi dengan mulut mengeluarkan darah segar.
Korban yang diketahui bernama Haritono (43), asal Watestanjung, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik tersebut, ditemukan tergeletak oleh warga. Saat pertama kali ditemukan, korban yang seharinya adalah seorang pengamen ini masih bernyawa.
Melihat kondisi korban sekarat, warga tidak berani memberi pertolongan dan langsung melaporkan ke perangkat Desa Wonorejo. Selang tak berapa lama, petugas medis dan Polsek Trowulan tiba di lokasi.
“Saya tadi diberi tahu sama bapak kepala dusun, ada orang tergeletak di tengah jalan. Saya datang korban masih hidup dan mulutnya keluar darah,” kata Supariati, Kepala Desa Wonorejo, kepada wartawan di lokasi, Selasa (16/10/23).
Menurutnya, korban sering terlihat mengamen dengan berjalan kaki keliling Desa Wonorejo. Dirinya tidak mengetahui pasti, penyebab korban sekarat dan tergeletak di tengah jalan area persawahan.
“Setiap hari ngamen, saya sering melihat korban membawa ecek-ecek keliling kampung,” terangnya.
Meski terdapat luka di mulut, namun polisi yang melakukan olah TKP dan indentifikasi tak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Diduga korban terjatuh dan kepalanya membentur tanah hingga sekarat.
“Kondisinya luka di mulut karena dia terjatuh. untuk barang bukti yang kami amankan ecek-ecek, dan tas, kalau uang kita belum menghitung jumlah,” ujar Kanit Reskrim Polsek Trowulan, Iptu Patmo Hadi.
Guna kepentingan visum, jasad korban dibawa ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto. Selain mengamankan barang bukti milik korban, polisi juga masih menyelidiki kasus ini dengan meminta keterangan saksi.