Berhari.com – Angin kencang disertai guyuran hujan deras, menumbangkan, pohon setinggi 30 meter di Jalan Raya Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Mojokerto, Kamis (30/03/23).
Akibatnya empat warung makanan yang berada tepat di bawahnya, rusak berat. Semua perabot di dalam warung, hancur, tertimpa pohon yang tumbang.
Saat peristiwa terjadi, tiga warung dalam kondisi tutup. Sedangkan warung rujak dan gado-gado masih buka untuk melani pelanggan. Beruntung insiden ini, tak sampai menimbulkan korban jiwa.
Meski demikian, tumbangnya Pohon Ambar berdiameter dua meter tersebut membuat panik, Siti Solikah (52), pemilik warung rusak.
“Saya waktu itu sedang melayani pembeli. Tiba-tiba terdengar suara keras dari belakang warung saya,” ujarnya kepada wartawan di lokasi.
Menyadari akan bahaya yang menghampiri, ia langsung lari keluar warung untuk menyelamatkan diri. Dan seketika itu, pohon raksasa tersebut tumbang dan menimpa warung.
“Saya bersama pelanggan, lari keluar warung. Saat peristiwa terjadi angin berhembus kencang, lalu turun hujan,” terangnya.
Diduga tumbangnya Pohon Ambar yang berusia puluhan tahun ini disebabkan akar yang telah lapuk. Sehingga tak kuat menahan beban dedauan dan batang pohon saar angin kencang menerjang.
Petugas PMI dan BPBD Kabupaten Mojokerto yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi pohon yang tumbang. Batang pohon yang menimpa warung dipotong dengan gergaji mesin.