Sediakan 900 Lowongan Pekerjaan, Ribuan Pencari Kerja Serbu MPP Gajah Mada Kota Mojokerto

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, saat meminjau job fair tahun 2023, di MPP Gajah Mada, Rabu (28/06/23). Foto Lif

Berhari.com – Ribuan pencari kerja menyerbu bursa kerja yang digelar di Mall Pelayanan Publik Gajah Mada, Kota Mojokerto, Rabu (28/06/23). Sebanyak 30 perusahaan meramaikan bursa kerja yang menyediakan 900 lowongan pekerjaan.

Tak hanya dari Mojokerto, bursa kerja yang diadakan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga kerja juga diminati pencari kerja luar daerah. Seperti Jombang, Lamongan, Gresik, Sidoarjo dan Surabaya.

Para pencari kerja tersebut, nampak memenuhi MPP Gajah Mada sejak pagi, sebelum bursa kerja dibuka. Mereka begitu antusias saat mengisi formulir dan memasukkan lamaran kerja ke perusahaan yang menyediakan lowongan pekerjaan.

Salah satunya, Elsa (18), warga Kelurahan Surodinawan, Kota Mojokerto, yang memburu pekerjaan bersama dua temannya di bursa kerja kali ini. Elsa memasukkan 2 lamaran kerja di perusahaan yang bergerak di bidang ritel.

“Baru kali ini coba mengajukan lamaran pekerjaan, kebetulan ada bursa kerja. Perusahaan yang menyediakan lowongan pekerjaan juga banyak, jadi tinggal pilih saja. Kalau saya melamar di indomaret dan matahari,” ujarnya.

Meski diselenggarakan oleh DPMPTSP Tenaga Kerja Kota Mojokerto, namun para pencari kerja memiliki peluang yang sama. Perusahaan-perusahaan sebagai perekrut kerja, tidak mengistimewakan para pencari kerja yang berasal dari Kota Mojokerto.

“Dari 30 perusahaan tersebut, mereka menyediakan kurang lebih 900 lowongan pekerjaan, sesuai disiplin ilmu dan kompetensi. Semuanya umum mana yang bisa masuk, mana yang bisa terserap, tidak ada perbedaan,” terang Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari.

Menurut Wali Kota Perempuan pertama di Mojokerto ini, bursa kerja merupakan salah satu upaya untuk menurunkan tingkat pengangguran dan kemiskinan. Dan ditargetkan, dengan adanya bursa kerja tahun 2023 ini, tingkat pengangguran di Kota Mojokerto turun di bawah 5 persen.

Diketahui tingkat pengangguran di Kota Mojokerto, saat ini mencapai 5,05 persen. meski begitu, angka tersebut lebih rendah jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, terlebih saat pandemi Covid-19.

“Ini salah satu ikhtiar kita untuk menurunkan tingkat pengangguran di Kota Mojokerto. Meski sudah turun dibanding tahun sebelumnya ketika puncak pandemi, kita berharap tahun ini ada penurunan yang signifikan,” katanya kepada wartawan.

Dengan diselenggarakannya bursa kerja, lanjut Ning Ita, menunjukkan peran pemerintah daerah untuk mendukung program nasional dari pemerintah pusat. Dalam hal ini, untuk menurunkan tingkat pengangguran dan angka kemiskinan di Indonesia.

“Kita bisa mendukung program nasional, untuk menurunkan tingkat pengangguran, angka kemiskinan. Ini kan bagian dari salah satu suksesi program nasional,” tandasnya.

Ning Ita menyampaikan, Pemkot Mojokerto telah bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja Provinsi Jawa Timur. Pada Tahun 2022 lalu, Pemkot Mojokerto menyediakan kuota 304 peserta untuk mengikuti pelatihan berbasis kompetensi dengan sertifikat kelulusan berstandar nasional.

“Dari 304 peserta, alhamdulillah data yang terlaporkan hingga tahun 2023 ini, 70 persen di antaranya sudah mendapatkan pekerjaan,” ungkapnya. (adv)

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT