Siswa Kelas 2 SD di Mojokerto Meninggal Tersengat Listrik Saat Main Bola

Pj Wali Kota Mojokerto, Ali Kuncoro, saat takziah ke rumah korban.

Berhari.com – Bermain bola dibawah guyuran hujan, bocah 8 tahun warga Kelurahan Magersari, Kota Mojokerto, meninggal dunia usai tersengat aliran listrik. Korban dipastikan meninggal dunia, saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasanah.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu sore, 05 Januari 2025. Saat itu korban AP bersama teman-teman seusianya bermain sepak bola di jalan permukiman yang tak jauh dari rumahnnya.

Tanpa diketahui siapa yang menendang, bola tiba-tiba masuk ke selokan. Melihat bola jatuh ke selokan, korban bergegas mengambilnya.

Namun tanpa disadari siswa kelas 2 SDN Gedongan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto tersebut, tiang PJU yang dipegang teraliri listrik. Seketika itu, korban tersengat hingga tak sadarkan diri.

Melihat kejadian itu, teman-teman korban langsung berteriak meminta tolong. Warga lalu berdatangan ke lokasi dan mendapati korban sudah tergeletak.

“Taunya itu, mendengar teriakan dari teman-teman korban. Warga lalu datang, termasuk saya untuk memberi pertolongan dan membawanya ke rumah sakit,” ujar Firman (28).

Saat peristiwa terjadi, korban dan teman-temannya bermain sepak bola di bawah guyuran hujan. Usai kejadian, polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP dan memasang garis polisi di tiang PJU.

“Satreskrim Polsek Magersari dan petugas SPK Polres Mojokerto Kota, mendatangi lokasi, setelah mendapat laporan dari warga. Kami lalu memanggil PLN, untuk memutus aliran listrik di sekitar lokasi,” terang Ipda Slamet Hariyono, Plt Humas Polres Mojokerto Kota, Senin (06/01).

Hingga kini, pihak Polres Mojokerto Kota masih melakukan penyelidikan terkait meninggalnya korban. Sejumlah saksi juga telah diperiksa untuk dimintai keterangan.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT