Truk sarat muatan besi rongsokan terjun ke sungai sedalam tiga meter di Jalan Raya Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Mojokerto, Kamis (22/09/22). Kondisi truk yang terguling menyebabkan seluruh muatan tumpah dan menimpa tembok pagar rumah warga.
Peristiwa kecelakaan tunggal ini terjadi sekitar pukul 6.30 WIB. Saat itu truk bernopol (nomer polisi) H-9982-AE melaju dari Jombang hendak menuju Wringianom, Gresik. Sesampainya di lokasi kejadian truk tiba-tiba keluar jalur ke kiri dan menabrak pagar pembatas jalan.
Menurut pengakuan Hudianto (50), sopir truk asal Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah, saat itu dirinya mengemudi dalam kondisi mengantuk. Sehingga ia tak mengetahui pasti kejadian nahas yang menimpanya tersebut.
“Ya ngantuk. Tiba-tiba brak, saya taunya truk sudah di masuk sungai,” kata Hudianto kepada berhari.com sesaat setelah kejadian di lokasi.
Akibat peritiwa ini, truk muatan 11 ton besi tua terguling di dasar sungai. Bodi depan truk ringsek dan kaca pecah usai menabrak pembatas jalan dan jembatan. Sebagian muatan tumpah dan menimpa tembok pagar rumah warga hingga hancur.
“Alhamdulillah tidak sampai terjepit. Ya, sempat terlempar di dalam kabin truk hanya luka lecet saja di kaki. Tidak ada yang meolong, saya keluar sendiri,” terangnya.
Meski tak menimbulkan korban jiwa, namun kecelakaan tunggal tersebut menyebabkan arus lalu lintas dari arah jombang ke Mojokerto dan sebaliknya tersendat. Petugas satlantas yang tiba di lokasi segera mengatur arus lalin menghindari kemacetan.
Agar bisa segera dievakuasi dari dasar sungai, seluruh muatan besi rongsokan akan lebih dulu dipindah ke truk lain. Sejumlah saksi mata termasuk sopir truk juga telah diperiksa untuk dimintai keterangan terkait peristiwa ini.