Berhari.com – Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, takziah ke rumah duka korban laka air di Desa Terungkulon, Kecamatan Krian, Sabtu (19/04). Mimik, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya DFP (2), putra pasangan Yuko Prasetyo dan Astrid Debira.
DFP, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa oleh tim sar gabungangan di bawah jembatan Merah Putih, Dusun Kanigoro, Desa Keboharan, Krian, Sabtu dinihari. Didampingi Plt Kepala Pelaksana BPDB Sidoarjo, Sabino Mariano, dan perwakilan Baznas, Wakil Bupati Mimik, mengucapkan duka mendalam atas peristiwa tragis yang menimpa korban.
“Kami turut berduka cita atas kejadian ini. musibah ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya di lingkungan sekitar,” ujarnya.
Atas peristiwa tersebut, menurut Mimik, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk membangun pembatas sungai. Langkah ini diambil, agar kejadian serupa tidak terulang.
“Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait guna meminimalkan risiko kecelakaan serupa di masa mendatang. Pembangunan pembatas sungai menjadi salah satu solusi yang akan kami prioritaskan,” ungkapnya.
Sementara itu, Plt Kepala Pelaksana BPBD Sidoarjo, Sabino Mariano, pihaknya mendapat lapran terkait peristini nahas ini, pada Jumat (18/04) sore. Dengan andanya informasi tersebut, BPBD Sidoarjo langsung menerjunkan tujuh perosnil dan satu unit perahu karet ke lokasi.
“Pencarian tidak hanya difokuskan pada area sungai, tetapi juga mencakup penyisiran darat untuk mengantisipasi kemungkinan lain terkait keberadaan korban. Berkat kerja keras tim dan dukungan warga, korban akhirnya ditemukan,” ujar Sabino.
Sabino mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih waspada dan selalu mengawasi anak-anak mereka. Terutama di area yang memiliki potensi bahaya, seperti sungai atau kolam.
“Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap anak-anak. Keselamatan mereka adalah tanggung jawab kita bersama,” tandasnya.