Berhari.com – Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidharta Arisandi, melontarkan peringatan keras kepada masyarakat agar menjauhi narkoba dalam bentuk apa pun. Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Bersinar (Bersih Narkoba) di Taman Prapanca, Kelurahan Mentikan.
Dalam kegiatan itu, ia hadir bersama Kepala BNN Kota Mojokerto, AKBP Damar Bastiar Amarapit, untuk mengedukasi warga tentang ancaman nyata penyalahgunaan narkoba, khususnya bagi generasi muda.
Pria yang akrab disapa Cak Sandi tersebut menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu mencoba narkoba untuk mengetahui dampaknya. Menurutnya, bahaya narkoba sudah jelas dan cukup dipahami tanpa harus dibuktikan secara langsung.
“Belajar tentang narkoba itu cukup dipahami dan diimani. Tidak perlu dicoba karena risikonya sangat besar,” ujarnya.
Ia juga menyoroti rasa penasaran sebagai salah satu faktor utama yang sering menjerumuskan seseorang ke dalam penyalahgunaan narkoba. Sekali mencoba, kata dia, seseorang berpotensi mengalami ketergantungan tanpa disadari.
Dalam kesempatan itu, Cak Sandi turut mendorong masyarakat untuk lebih terbuka dan aktif berkomunikasi dengan pihak BNN. Warga diimbau tidak ragu untuk berkonsultasi maupun melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.
“Silakan bertanya atau melapor. Identitas akan dirahasiakan. Ini tanggung jawab bersama untuk melindungi lingkungan kita,” tegasnya.
Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kota Mojokerto berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat dalam memerangi narkoba. Upaya bersama antara pemerintah, aparat, dan warga dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat serta melindungi masa depan generasi muda.