Berhari.com – Polres Mojokerto memusnahkan 75 Kg bahan peledak hasil Operasi Semeru 2024, Rabu (03/03). Pemusnahan bahan peledak ini dilakukan, karena jika disimpan akan sangat membahayakan dan memicu ledakan keras yang dapat menimbulkan kerusakan.
Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto, mengatakan, puluhan kilogram bahan peledak tersebut disita dari 12 orang tersangka produsen petasan. Mereka diamankan dari sejumlah lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Mojokerto.
“Ada 12 orang tersangka yang kita amankan dengan barang bukti 75 Kg bahan peledak,” ujar Ihram, kepada wartawan.
Menurut Ihram, pengungkapan produsen petasan ini berkat adanya informasi dari masyarakat. Mereka mengaku resah dan kuatir akan terjadi ledakan, dengan adanya aktivitas pembuatan petasan di daerahnya.
“Tentunya kami tidak sendiri, lokusnya di Mojokerto di beberapa polsek jajaran,” katanya.
Lebih lanjut, Ihram menambahkan, jika bahan peledak yang diamankan semula akan di edarkan. Namun sebagian telah dirakit menjadi petasan dan siap digunakan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.
“Kami masih terus melakukan pengembangan. Ada yang diperjualbelikan langsung atau konvensional dan ada juga secara online,” ungkapnya.
Selain puluhan kilogram bahan peledak bubuk petasan, Polres Mojokerto juga memusnahkan ribuan pil koplo, knalpot brong dan miras berbagai jenis. Rencananya, Polres Mojokerto akan mengintensifkan razia agar Hari Raya Idul Fitri 2024 berlangsung aman dan nyaman.