Berhari.com – Pj Wali Kota Mojokerto, Ali Kuncoro, memimpin kerja bakti yang dilakukan serentak oleh warga di seluruh RW, Jumat (29/23). Kerja bakti massal ini dilangsungkan seiring meningkatnya kasus DBD, tak hanya di Jawa timur melainkan juga di Kota Mojokerto.
Seperti kerja bakti yang digelar di Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Menurut Ali Kuncoro, cara efektif untuk menanggulangi dan mencegah penyebaran DBD degan memperkuat gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
“Kasus DBD di Jatim saat terus melonjak. Untuk mencegahnya perlu kesadaran semua pihak, dengan menanamkan budaya hidup bersih,” kata Mas Pj.
Target utama dalam kegiatan ini, lanjut Mas Pj, dengan membersihkan tempat-tempat perkembangbiakan nyamuk DBD. Seperti barang-barang bekas dan tempat penampungan air.
“Kami berharap kerja bakti massal ini dapat menjadi titik balik untuk meningkatkan kesadaran seluruh warga Kota Mojokerto di lingkungan masing-masing. Sehingga sudah tidak ada lagi tempat untuk jentik nyamuk berkembang biak,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinkesP2KB), dr Farida Mariana, mengatakan, pihaknya terus mengintensifkan gerakan PSN 3M Plus dalam mencegah penyebaran DBD.
Kegiatan tersebut yakni, menguras dan menutup tempat-tempat penampungan air dan mendaur ulang berbagai barang yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk DBD.
“Selain itu, melakukan gotong royong membersihkan lingkungan, menanam tanaman yang dapat menangkal nyamuk, seperti lavender dan serai. Memeriksa tempat penampungan air, memberikan larvasida dan menutup tempat penampungan air,” imbuhnya.
Farida menegaskan, fogging merupakan solusi terbaik dalam mencegah penyebaran DBD, karena efek pengasapan, nyamuk semakin kebal sehingga sulit dibasmi. Fogging hanya membunuh nyamuk dewasa, sementara jentiknya masih hidup.
“Fogging berbahaya bagi manusia dan bisa menyebabkan pencemaran lingkungan. Pengasapan bisa merusak paru-paru, menurunkan kekebalan tubuh dan bahkan bisa merusak gen dan kromosom pada janin,” tandasnya.