Pemkot Mojokerto Gencarkan Skrining IVA Gratis, Gandeng Organisasi Perempuan

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, membuka membuka Rapat Koordinasi Deteksi Dini Kanker Leher Rahim.

Berhari.com – Pemerintah Kota Mojokerto memperkuat upaya pencegahan kanker leher rahim dengan menggandeng berbagai organisasi perempuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat).

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, saat membuka Rapat Koordinasi Deteksi Dini Kanker Leher Rahim di Pendapa Sabha Mandala Tama, Balai Kota Mojokerto, Rabu (3/6).

Dalam kesempatan itu, wali kota yang akrab disapa Ning Ita mengajak seluruh organisasi perempuan turut aktif mengedukasi anggotanya agar memanfaatkan layanan skrining IVA yang tersedia secara gratis di puskesmas.

Menurutnya, pemeriksaan IVA menjadi langkah efektif untuk menemukan gejala kanker leher rahim sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan peluang kesembuhan semakin besar.

“Kami berharap organisasi perempuan dapat membantu menyampaikan informasi ini kepada masyarakat. Layanan IVA gratis dan dapat diakses di puskesmas terdekat,” ujarnya.

Ning Ita menilai masih banyak perempuan yang enggan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Akibatnya, penyakit baru diketahui ketika telah memasuki stadium lanjut sehingga lebih sulit ditangani.

“Deteksi dini menjadi kunci penting dalam menekan angka kematian akibat kanker leher rahim yang masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan,” ungkapnya.

Pemkot Mojokerto juga terus meningkatkan cakupan skrining IVA dari tahun ke tahun. Pada 2024, sebanyak 6.298 perempuan telah menjalani pemeriksaan. Angka tersebut naik menjadi 8.718 perempuan pada 2025.

Sementara hingga akhir Mei 2026, tercatat 4.228 perempuan telah mengikuti skrining IVA. Pemerintah berharap jumlah tersebut terus bertambah hingga melampaui capaian tahun sebelumnya.

Melalui kolaborasi dengan organisasi perempuan, Pemkot Mojokerto optimistis kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan reproduksi semakin meningkat, sehingga lebih banyak perempuan dapat terlindungi dari risiko kanker leher rahim.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT