Berhari.com – Polres Mojokerto menggerebek arena judi sabung ayam di Desa Watukenongo, Kecamatan Pungging, Sabtu (11/03/23). Diduga bocor, petugas tak mendapati para pelaku dan ayam aduan di lokasi.
Saat petugas datang, arena judi sabung ayam dalam kondisi sepi dan tidak ada aktivitas. Padahal setiap hari bantaran Sungai Sadar yang menjadi lokasi judi sabung ayam selalu ramai.
Para pelaku judi sabung ayam, kabur sebelum petugas datang. Di lokasi petugas hanya mendapati tiga ekor sapi dan belasan kambing milik warga, yang sengaja menempatinya sebagai kandang ternak.
Kapolsek Pungging AKP Margo Sukwandi mengatakan, keberadaan ternak di lokasi judi tersebut untuk mengelabui petugas. Ternak sapi dan kambing hanya sebagai kedok para pelaku judi.
“Kami mendapat informasi dari masyarakat. Mereka resah dengan adanya kegiatan judi sabung ayam, ujarnya kepada wartawan di lokasi.

Selain sabung ayam, lahan kosong seluas kurang lebih 20 x 40 meter persegi tersebut juga menjadi arena judi dadu dan capjiki. Aktivitas judi sudah berlangsung sekitar dua pekan lalu.
Menurut Margo, arena judi sabung ayam berkedok kandang ternak ini memiliki omzet ratusan juta rupiah setiap kali kegiatan. Tak hanya dari Mojokerto, pelaku judi juga berasal dari luar daerah.
Tak mendapati para pelaku, polisi akhirnya membongkar bangunan semi permanen berbahan bambu yang dijadikan tempat arena judi. Petugas memusnahkan, seluruh peralatan dan perlengkapan arena judi sabung ayam.
“Terpaksa kami bakar, agar para pelaku judi tidak bisa lagi menggunakan. Kami musnahkan semua,” tandasnya.