Berhari.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meninjau Koperasi Merah Putih di Keluarahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Minggu (20/07), jelang peresmian nasional oleh Presiden Prabowo Subianto.
Dalam kunjungan tersebut, Khofifah menegaskan pentingnya keberadaan KMP sebagai mitra strategis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia meluruskan anggapan, bahwa koperasi ini akan menjadi pesaing pasar bagi pelaku usaha lokal.
“Koperasi Merah Putih bukan kompetitor UMKM, melainkan mitra yang memperkuat ekosistem usaha. Fungsinya lebih ke distribusi, bukan sebagai end user,” tegas Khofifah, Minggu (20/07).
Ia menjelaskan, KMP akan berperan sebagai jembatan distribusi barang kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula dengan harga di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET), namun tetap menguntungkan pelaku UMKM dan konsumen.
Khofifah juga mendorong percepatan revisi regulasi koperasi, agar peran KMP sebagai agen distribusi makin optimal. Sinergi antara koperasi dengan lembaga seperti Bulog, Pertamina, dan Kementerian ESDM dinilai sudah terjalin baik dan harus terus dijaga untuk menjaga ketersediaan barang.
“Jangan sampai ada kekosongan stok. Stabilisasi pasokan sangat penting untuk menjaga harga dan aksesibilitas bahan pokok bagi masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, yang akrab disapa Ning Ita, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Gubernur Jawa Timur. Ia memaparkan, bahwa jumlah KMP di Mojokerto bahkan telah melampaui target yang ditentukan.
“Dari 18 kelurahan di Kota Mojokerto, terbentuk 19 KMP. Ini menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat dan kelurahan dalam mendukung program ini,” ungkap Ning Ita.
Salah satu KMP yang menjadi percontohan adalah KMP Miji. Lokasinya yang strategis di jalur protokol dan padat penduduk membuat distribusi bahan pokok berjalan lancar dan efektif menjangkau masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Mojokerto, Muhammad Husin, menyampaikan bahwa harga sembako di KMP tergolong lebih terjangkau dibandingkan pasar umum. Ia mencontohkan beras SPHP yang dijual dari gudang seharga Rp11.000 per kilogram dan dijual ke masyarakat antara Rp11.400 hingga Rp12.000, di bawah HET Rp12.500.
Untuk minyak goreng, harga jual dari Bulog sebesar Rp14.500 per liter, dan dijual di KMP seharga Rp15.500 per liter. Harga ini membantu menekan inflasi pangan sekaligus memberi akses kebutuhan pokok dengan harga bersaing.
Presiden Prabowo Subianto sendiri dijadwalkan akan meresmikan pengoperasian perdana Koperasi Merah Putih secara nasional dari Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Senin (21/7/2025). Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam pemerataan distribusi kebutuhan pokok melalui jaringan koperasi lokal.