Harga Berbagai Komoditas Beras Kian Melejit, Naik Rp1.000/Kg

Harga beras yang dijual pedagang sembako di Pasar Tanjuanyar Kota Mojokerto, naik Rp1.000/Kg, Senin (19/12/22). Kondisi ini sangat dikeluhkan, baik oleh pedagang dan konsumen.

Harga berbagai komoditas beras yang dijual pedagang sembako di pasar-pasar tradisional mojokerto, terus mengalami lonjakan signifikan.

Tak hanya omzet pedagang turun hingga 50 persen, kenaikan harga beras yang mencapai Rp1000/Kg tersebut juga dikeluhkan konsumen.

Di Pasar Tanjunganyar Kota Mojokerto misalnya. Beras kualitas biasa yang sebelumnya Rp8.500/Kg kini dijual pedagang Rp9.500/Kg.

Beras kualitas medium yang sebelumnya Rp10.000/Kg, kini dijual seharga Rp11.000/Kg. Sedangkan beras premium dari Rp11.500/Kg, kini menjadi Rp12.500/Kg.

Pedagang sembako Ahmad Fauzi (54) mengatakan, kenaikan harga berbagai komoditas beras yang terjadi sejak dua pekan lalu itu, disebabkan tingginya harga gabah ditingkat petani.

“Ya, karena harga gabah kering naik dari Rp5.500/Kg, menjadi Rp6.200/Kg. Kan masih musim tanam, sehingga belum ada yang panen,” kata fauzi kepada berhari.com, Senin (19/12/22).

Dampak kian melejitnya harga beras ini, sangat dirasakan para pedagang sembako. Menurut Fauzi, biasanya dalam sehari bisa menjual 1 ton beras, tapi kini hanya 50 kuintal beras.

Sementara itu, melonjaknya harga beras tersebut juga dikeluhkan oleh konsumen. Kendati demikian, mereka tetap melakukan pembelian karena beras merupakan kebutuhan pokok.

“Ya, sangat keberatan mas. Ini saja beli 5 Kg, biasanya beli 10 Kg. Belum lagi harga-harga kebutuhan pokok lainnya juga mengalami kenaikan,” kata Nur Alifah.

Meski tidak ada kelangkaan, baik pedagang dan pembeli berharap pemerintah segera turun tangan untuk segera menstabilkan harga berbagai komoditas beras tersebut.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT