Berhari.com – Jelang peresmian Skywalk Majapahit Alon-alon Kota Mojokerto, kurasi produk kuliner dilakukan, Senin (06/03/23). Berbagai produk masakan dan jajanan yang akan dijual di Skywalk Majapahit diseleksi oleh Chef asal Lamongan, Farikh Makhfud.
Kurasi produk kuliner ini dilakukan, untuk menjamin rasa dan kualitas yang ditawarkan ke pengunjung. Selain itu, penyajian, kemasan serta harga harus disesuaikan agar tidak memberatkan pengunjung saat menikmati kuliner yang diinginkan.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan, dengan kurasi ini dipastikan produk kuliner yang diperdagangkan bervariasi. Tidak ada kuliner yang sama dan setiap produk yang dijual si Skywalk Majapahit memiliki rasa yang khas.
“Dengan beda penyajian, rasa dan produk kuliner yang variatif, maka pengunjung akan disuguhi banyak pilihan. Tidak hanya tempatnya, Skywalk Majapahit akan menjadi pusat kuliner unggulan di Kota Mojokerto,” ujarnya.
Untuk itu Ning Ita menyampaikan pesan ke para pedagang yang menempati Skywalk Majapahit untuk menjaga kebersihan. Agar nantinya para pengunjung, tidak kapok untuk kembali datang dan menikmati aneka produk kuliner di Skywalk Majapahit.
Karena untuk menjadikan Kota Mojokerto sebagai kota wisata, kebersihan menjadi salah satu faktor penunjang yang harus diperhatikan. Terlebih sentra kuliner telah tersedia di Kota Mojokerto, yang bakal diresmikan sebelum bulan ramadhan tahun ini.
“Tidak hanya tempatnya yang menarik dengan menyuguhkan berbagai kuliner khas Kota Mojokerto, tapi kebersihan menjadi atensi dan harus dijaga bersama. Sehingga pengunjung, akan kembali lagi ke Skywalk Mojapahit,” terangnya.
Terdapat 64 kios kuliner di Skywalk Majapahit dengan biaya sewa 500 ribu rupiah setiap bulannya. Selain itu, kios kontainer juga tersedia bagi pedagang kuliner dengan harga sewa 700 ribu rupiah per bulan.