Berhari.com – Kepergok mencopet dompet milik warga, di tengah kemeriahan pesta rakyat memperingati HUT Kota Mojokerto ke-105, seorang pemuda diamankan polisi.
Sebelumnya terduga pelaku Dimas Ardiyansah (22), warga Balongwono, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto tersebut, menjadi bulan-bulan warga.
Beruntung petugas kepolisian yang berjaga, segera mengevakuasi DA dari amukan massa yang kesal dengan ulahnya. Meski begitu, Dimas terus mengelak, jika ia telah mencopet.
Menurut Dimas , saat itu dirinya hanya berebut sepatu gratis yang dibagi oleh panitia, bersama ratusan warga. Sehingga dirinya tak mengetahui penyebab warga mengeroyoknya.
“Saya hanya berebut sepatu, terus dipukuli orang padahal tidak mencopet. Teman-teman lainnya sudah ambil, saya juga ambil sepatu. Saya jujur, saya tidak mencopet,” elaknya.
Menghindari aksi anarkis warga, Dimas langsung digelandang petugas ke pos polisi Alon-Alon Wiraraja, Kota Mojokerto.
Sementara itu saat dilakukan penggeledahan, petugas tak menemukan satupun barang bukti dari tangan terduga pelaku.
“Kami mengamankan diduga jambret. Jadi banyak kerumunan massa, dia memanfaatkan untuk mengambil sesuatu barang. Akhirnya di massa,” ungkap Iptu Umam, Kasi Humas Polres Mojokerto Kota, kepada wartawan di lokasi, Selasa (20/06/23).
Untuk sementara terduga copet, kata Umam, dibawa ke Mapolres Mojokerto kota guna pemeriksaan lebih lanjut. “Kami menunggu laporan dari warga, silahkan melapor ke Polres Mojokerto Kota,” tandasnya.