Langka, Diskopukmperindag Kota Mojokerto Distribusi Minyakita ke Pedagang

Salah satu pedagang Pasar Tanjunganyar Kota Mojokerto, saat membawa tumpukan karton berisi minyak subsidi pemerintah, Rabu (22/02/23). Foto Okrik-berhari.com

Berhari.com – Diskopukmperindag Kota Mojokerto, mendistribusikan minyak goreng bersubsidi ke pedagang Pasar Tanjunganyar, Rabu (22/02/23). Sebanyak 60 karton minyakita didistribusikan ke 10 pedagang.

Distribusi minyak subsidi pemerintah ini dilakukan untuk mengantisipasi kelangkaan, sekaligus menstabilkan harga minyak goreng di pasaran.

Kabid Perdagangan Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Heri Setiawan mengatakan, distribusi minyakita ke pedagang merupakan yang kedua kalinya dalam sepekan terakhir.

Menghindari aksi borong, pihaknya membatasi jumlah pembelian dari pedagang. Masing-masing pedagang mendapat jatah 6 karton, dengan harga Rp151.200 per kartonnya.

“Untuk bisa mendapat minyakita, para pedagang harus mendaftar terlebih dahulu melalui aplikasi simirah,” ujar Heri kepada wartawan.

Diskopukmperindag juga melarang pedagang menjual minyak goreng subsidi di atas harga eceran tertinggi, yakni Rp14.000 per liter.

Sementara itu para pedagang mengaku terbantu, dengan adanya distribusi minyakita dari Dikopukmperindag Kota Mojokerto. Karena konsumen banyak yang mencari minyak subsidi.

“Sudah lama minyak subsidi tidak ada, kira-kira sejak 2 bulan lalu. Sehingga warga itu beralih ke minyak goreng curah,” kata Mintarsih (55) pedagang Pasar Tanjunganyar.

Menurutnya, harga minyak subsidi jauh lebih murah jika dibandingkan dengan harga minyak kemasan lain yang dijual di pasaran. Minyakita yang didistribusikan seharga Rp12.600 per liter.

“Saya harap distribusi minyak subsidi pemerintah ini terus dilakukan. Supaya tidak terjadi kelangkaan,” tandasnya.   

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT