Pengakuan Mengejutkan MA, Usai Setubuhi Siswi SMP yang Dibunuh

MA, salah satu tersangka pembunuhan siswi SMPN 1 Kemlagi, Kabupaten Mojokerto. Foto Lif

Berhari.com  – Pengakuan mengejutkan disampaikan, MA, salah satu tersangka pembunuhan siswi SMPN 1 Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, di hadapan polisi.

Tak hanya terlibat dalam pembunuhan AE, remaja 19 tahun itu mengatakan telah berulang kali melakukan aksi kejahatan. Seperti membegal dan mencuri sepeda motor.

Uang hasil kejahatannya, ia gunakan untuk main kartu dan judi online. Saat beraksi, MA selalu mengajak AW yang merupakan otak dari pembunuhan AE.

“Uang saya gunakan untuk main kartu domino dan game online. Tidak untuk mabuk-mabukan,” kata MA, Rabu (14/06/23).

Buruh pabrik baja ini mengaku, gaji 500 ribu rupiah tiap minggu yang didapat tak cukup untuk kebutuhan judi. Sehingga ia, melakukan pembegalan dan pencurian sepeda motor.

Karena itu, MA membawa kabur telepon genggam dan sepeda motor AE usai membunuhnya. Handphone korban dijual seharga 1 juta rupiah, dan hasilnya dibagi rata dengan AW.

Ironisnya, tak terlibat pembunuhan korban, MA juga menyetubuhi AE saat kondisinya sudah tidak bernyawa. Tak hanya sekali, aksinya itu dilakukan sebanyak dua kali. “Saya terpaksa, saya kepingin. Ya, tidak enak pak,” ujarnya.

Kapolres Mojokerto, AKBP Wiwit Adisatria, mengatakan, sebelum melakukan aksi pembunuhan terhadap AE, MA telah 12 kali melakukan tindak kriminal.

Selain di Mojokerto, MA dan AW, juga melakukan aksi pembegalan dan pencurian sepeda motor di wilayah Kabupaten Jombang.

“Bahwa kasus ini bukanlah yang pertama. Berdasarkan catatan kami sudah melakukan 12 tindak pidana kejahatan yang lainnya,” terang AKBP Wiwit.

Di antaranya aksi penjambretan telepon genggam di wilayah Kecamatan Puri, pada Mei 2022 lalu. Serta mencuri sepeda motor di wilayah Kabuh, Jombang, yang di parkir di tengah sawah.

“Modusnya, mereka keliling mencari sasaran. Yang dicuri sepeda motor tipe lama, karena mudah menghidupkan hanya dengan memutus sambungan kabel listrik sepeda motor,” ungkapnya .

Pihak kepolisian sendiri masih terus mengembangkan, pengakuan dari tersangka MA. Dan tidak menutup kemungkinan, masih banyak lagi kasus kejahatan yang dilakukan MA dan AE.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT