Berhari.com – Jelang Hari Raya Idul Adha menjadi berkah bagi para peternak kambing kurban di Kabupaten Mojokerto. Seperti yang dialami Mike Ariyanita (49) warga Panggih, Kecamatan Trowulan.
Dari 100 ekor kambing kurban, 30 ekor di antaranya telah laku terjual. Mike memperkirakan, kambing-kambing kurban yang masih tersisa akan habis saat mendekati Hari Raya Idul Adha, pada 29 Juni mendatang.
Menurut Mike, harga kambing kurban tahun ini naik dibanding tahun lalu, antara 500 ribu hingga 600 ribu rupiah per ekor. Hal ini disebabkan biaya perawatan kambing kurban meningkat, seiring Virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang kembali merebak.
“Semua pada tahu kan, saat ini Virus PMK dan LSD kembali merebak. Tidak hanya sapi, tapi juga menyerang kambing,” ujarnya.
Karena biaya perawatan meningkat, lanjut Mike, otomatis harga jual kambing juga naik. Kendati demikian, ia memastikan kondisi kambing yang dipeliharanya aman dari serangan Virus PMK dan LSD.
“Saya pastikan aman, pelanggan tidak usah kuatir. Kambing kurban milik saya tidak terjangkit penyakit, karena sudah disuntik vaksin dan diberi vitamin,” terangnya.
Mike mengungkapkan, Virus PMK dan LSD yang kembali merebak tak mempengaruhi penjualan kambing kurban. Pelanggan tetap membeli kambing di peternakan miliknya, untuk dijadikan hewan kurban.
Rata-rata kambing kurban milik Mike, dijual di kisaran harga 2 juta 500 ribu rupiah hingga 7 juta 500 ribu rupiah per ekor. Harga yang di banderol, sesuai dengan ukuran kambing kurban.
Meski telah dibeli, namun kambing-kambing kurban tersebut masih dirawat Mike dan akan dikirim ke pelanggan saat Hari Raya Idul Adha. Ia juta tidak mengenakan biaya, untuk merawat kambing kurban yang dititipkan pelanggan.
“Semua kambing yang sudah dibeli, masih berada di kandang. Biasanya, satu hari menjelang Idul Adha saya kirim ke tempat pemesan,” ungkapnya.
Meski biaya perawatan meningkat, tapi Mike yang sudah 6 tahun beternak kambing ini optimis meraup omzet ratusan juta rupiah. “Kalau rata-rata harga kambing kurban 3 juta rupiah per ekor dan laku 50 ekor, tinggal kali kan,” tandasnya.