Keindahan Bunga Tabebuya mampu menjadi daya tarik tersendiri di beberapa daerah di Jawa Timur. Mulai dari Kota Surabaya, Malang, Batu, Jombang, Blitar, Kediri, Sidoarjo, Gresik, Madiun, dan kab/kota lainnya.
Keindahannya semakin terasa saat Bunga Tabebuya bermekaran. Untuk diketahui, Tabebuya ini mulai berbunga pada bulan April dan September. Bunganya mekar kurang lebih 3-4 hari, kemudian rontok.
Untuk menikmati keindahannya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyempatkan diri melihat Bunga Tabebuya yang sedang bermekaran di Alun-alun Jombang, Sabtu (3/9) sore.
Dengan didampingi Bupati Jombang Mundjidah Wahab, Gubernur Khofifaf berjalan kaki menuju Alum-alun Sembari menyapa warga. Ia nampak begitu terpukau akan kecantikam Bunga Tabebuya.
“Ini cantik sekali Bunga Tabebuyanya bermekaran, instagramable banget,” jelas orang nomor satu di Jatim itu.
Melihat keindahan tersebut, Gubernur Khofifah mengajak masyarakat untuk menikmatinya sekaligus bisa berswa foto atau selfie di bawahnya. Saat Bunga Tabebuya bermekaran, nuasana jalan ala Negeri Sakura, Jepang.
ini tak hanya di Jombang, tetapi kabupaten/kota lainnya juga saat ini sedang bermekaran Bunga Tabebuya. “Ayo buruan karena masa mekar tabebuya 3 sampai 4 hari saja. Selamat berakhir pekan. Jangan lupa bahagia,” ajaknya.
Menurutnya, keindahan Bunga Tabebuya di Jatim ini tak kalah indah dari Bunga Sakura yang ada di Jepang. Untuk itu, ia berharap mekarnya Bunga Tabebuya di berbagai daerah di Jatim bisa jadi destinasi wisata menarik yang bisa dikembangkan.
“Kalau ingin menikmati keindahan bunga yang bermekaran seperti Bunga Sakura di Jepang tidak perlu jauh-jauh. Di Jatim banyak Tabebuya yang mirip Bunga Sakura. Jadi tunggu apalagi ayo nikmati saat-saat mekarnya Bunga Tabebuya ini,” katanya.
Khofifah berharap mekarnya Bunga Tabebuya ini dapat menjadi spirit bagi kab/kota yang ada di Jatim untuk memperindah kotanya dengan berbagai tanaman. Sehingga tidak hanya indah dan cantik, tapi juga mampu menyumbang oksigen atau sedekah oksigen.
“Menanam berbagai tanaman dan pohon-pohon yang indah tidak hanya mempercantik keindahan kota, tapi ini bagian dari sedekah oksigen bagi makhluk hidup yang ada di muka bumi ini,” pungkasnya.