Berhari.com – Bocah perempuan 6 tahun di Kecamatan Dlanggu, Mojokerto, diduga menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh tiga anak laki-laki, teman bermainnya.
Kuasa Hukum Keluarga Korban, Kridiyansari, mengatakan, peristiwa yang menimpa korban terjadi pada Sabtu 7 Januari 2023, antara pukul 11.00 hingga 13.00 WIB.
“Saat itu korban sedang bermain dengan tiga temannya di rumah kosong, tepat di sebelah rumahnya. Orang tua korban tidak curiga, kan mereka biasa main bersama,” katanya.
Dugaan pemerkosaan ini diketahui setelah korban menceritakan peristiwa yang dialaminya. Orang tuanya terus mendesak, karena melihat korban yang merasakan sakit di kemaluannya.
“Ketika pulang ke rumah, ibu korban mendapati pakaian anaknya sangat kotor. Awalnya tidak mengaku, tapi karena terus di desak akhirnya korban bercerita,” ujarnya.
Oleh orang tuanya, lanjut Krisdiyanti, karena melihat kondisi anaknya tersebut mereka langsung melapor ke Polres Mojokerto. Dugaan pemerkosaan ini dilaporkan pada tanggal 10 Januari 2023.
“Sebenarnya upaya mediasi yang difasilitasi pihak desa sudah dilakukan. Karena tidak ada titik temu, orang tua korban melapor ke Satreskrim Polres Mojokerto,” terangnya.
Selain itu, orang tua korban melalui kuasa hukumnya juga mengadu ke Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Dinas DP2KBP2 Kabupaten Mojokerto.
“Kan kalau di P2TP2A ada psikolognya. Selain ke polres, kita juga minta pendampingan untuk memulihkan psikologi korban. Akibat trauma, korban sekarang tidak mau ke sekolah,” tandasnya.