UMKM Jahe Merah Binaan Diskopukmperindag Kota Mojokerto Raup Omzet Rp 20 Juta Per Bulan

Maria Ulfa (56) saat menunjukkan jahe merah instan produksinya.

Berhari.com – Hingga saat ini, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto memberikan pendampingan kepada 27.939 Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Mojokerto. Salah satu UMKM sukses di kota dengan tiga kecamatan tersebut yakni Jahe Merah Instan.

Dialah Maria Ulfa (56). Perempuan tangguh warga Kelurahan Meri RT 4 RW 3, Kecamatan Kranggan ini, sukses mengembangkan usaha minuman tradisional. Dari Susu, Telur, Maju dan Jahe (STMJ), ia jadikan minuman instan hingga tembus omzet Rp20 juta per bulan.

Usaha yang digeluti sejak 2010 ini berawal dari membantu sang suami pada 2010 lalu, dengan membuka warung STMJ di Jalan Bhayangkara, Kota Mojokerto. Berkat keuletannya, ia kini memiliki mitra untuk memasarkan produknya di Pamekasan, Sidoarjo, Jombang, dan Gresik.

Selain sirup jahe, semula ibu empat anak ini merintis usaha dengan memproduksi sirup temulawak dan kunyit asam. Namun sirup yang dikemas dalam botol tersebut, terkendala pengiriman sehingga dirinya berinovasi dengan memproduksi bubuk minuman instan.

“Ada jahe merah dan temulawak instan, ini saya produksi di tahun 2012. Namun ada kendala dalam pengiriman karena menggunakan botol kaca, berat dan rawan pecah,” ungkapnya, Selasa (22/4/).

Karena hal itu, dirinya lalu memproduksi minuman tradisional yang dikemas menjadi bubuk. Tak hanya jahe merah, ia juga memproduksi temulawak instan, kopi rempah, wedang uwuh dan teh daun Afrika yang kaya manfaat.

Untuk memasarkan produknya tersebut, Maria Ulfa, melalui pameran-pameran yang digelar Diskopukmperindag Kota Mojokerto.Langkah itu diambil, karena ia termasuk salah satu, UMKM binaan dari Diskopukmperindag Kota Mojokerto.

“Dulu belum ada online. Saya mulai ikut Diskopukmperindag Kota Mojokerto tahun 2015. Kemudian baru jualan online ya sejak adanya kayak WhatsApp itu, sekitar 2015-2016. Pemasaran sampai ke Jakarta, Bandung, Sumatera, Nusa Tenggara, Bali. Pulau Jawa, hampir semua daerah,” terangnya.

Ia mengaku saat pandemi Covid-19 melanda dunia termasuk Indonesia, jahe merah produknya banyak dicari. Dalam satu minggu ia mampu memproduksi 10 kg jahe merah, lantaran memiliki banyak khasiat, seperti meningkatkan daya tahan tubuh.

“Bisa buat flu, greges, tenggorokan gatal batuk dan lain-lain itu. Saat corona kemarin sangat cocok dan jahe merah gandengannya temulawak, itu untuk nafsu makannya. Lumayan tapi tidak seramai saat corona, sekarang separuhnya, hanya 5 kg per minggu,” jelasnya.

Jahe merah instan ia jual dengan harga sesuai kemasan. Kemasan pouch 100 gram dengan harga Rp16 ribu, kemasan pouch 200 gram seharga Rp30 ribu, kemasan pouch 500 gram harga Rp60 ribu dan kemasan box kecil isi 5 sachet @25gram dengan harga Rp18 ribu.

“Setiap hari produksi , dibantu empat karyawan. Saya yang menyiapkan semua bahannya, sementara karyawan yang melakukan proses hingga jadi bubuk dan dikemas untuk dijual,” tuturnya.

STMJ warisan usaha sang suami tersebut saat ini sudah ada 15 cabang yang ada di sejumlah daerah. Seperti Pamekasan, Sidoarjo, Jombang, Gresik dan Mojokerto. Dari usaha tersebut, ia mampu meraup omzet hingga Rp250 juta setahun atau rata-rata dalam sebulan sebesar Rp20 juta.

Sementara itu, Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya,  menuturkan, hingga saat ini ada sebanyak 27.939 UMKM yang dibina. Kuliner salah satunya STMJ dan jahe merah, UMKM milik Maria Ulfa tersebut.  

Maria Ulfa dinilai sebagai sosok pelaku usaha yang ulet, mau menerima masukan, mau belajar dan berani berinovasi dan mengembangkan usahanya. Diskopukmperindag Kota Mojokerto melakukan pendampingan dan pembinaan kepada UMKM di Kota Mojokerto untuk bisa berkembang.

“Beliau luar biasa manjalankan peran ganda yakni sebagai ibu sekaligus sebagai pemilik usaha, banyak hal yang bisa diteladani. Beliau sudah mengantarkan putra-putranya lulus jenjang S1, Sebagai pelaku usaha beliau seorang petarung yang handal,” tandasnya. (adv)

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT