Berhari.com – Masjid Darul Muttaqin berdiri megah di Jalan Bypass Desa Jatipasar, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Sepintas masjid yang dibangun tahun 2015, seperti masjid-masjid kebanyakan.
Tapi saat masuk ke dalam, akan terlihat ornamen-ornamen khas Majapahit yang menghiasi bangunan masjid. Seperti di kubah, yang terdapat surya dengan delapan sudut penjuru mata angin.
Diyakini, ornamen surya yang kerap ditemukan di langit-langit Garbha Graha bangunan utama candi merupakan lambang Kerajaan Majapahit.
Tak hanya kubah, ragam hias motif suluran bunga teratai dan tumbuhan lain yang kental nuansa Majapahit menempel di empat pilar bangunan masjid. Tempat imam juga dipenuhi ukiran hias.
Masjid bernuansa Majapahit ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung atau para jamaah. Setiap hari, masjid ini selalu ramai terutama saat bulan ramadhan.
Tak hanya beribadah atau sekedar melepas lelah usai , pengunjung mampir karena penasaran dengan ornamen hias di Masjid Darul Muttaqin.
“Ini tadi, saya dari Wonosalam mau ke Krian, Sidoarjo. Mampir kesini untuk Salad Ashar dan sekalian menunggu magrib,” kata Ahmad Rois (43).

Suasana Masjid Darul Muttaqin yang nyaman, kata dia, menjadi salah satu faktor orang mampir. Belum lagi, banyak ornamen khas Majapahit yang menghiasi bangunan masjid.
“Beda dengan masjid lainnya, di sini lebih nyaman dan bebas. Kalau melihat ornamen yang menghiasi masjid jadi betah berlama-lama,” terangnya.
Sementara itu, pemberian ornamen khas Majapahit di Masjid Darul Muttaqin ini merupakan kesepakatan warga dan tokoh agama setempat.
Karena selain sebagai tempat ibadah umat muslim, keberadaan masjid untuk mengingatkan jika trowulan dulunya merupakan pusat Kerajaan Majapahit yang berjaya di abad 14 masehi.
“Kan kekuasaan Majapahit sampai nusantara. Jadi kita ingin mengingatkan warga, jika Trowulan merupakan kawasan bersejarah,” ujar Yudho Mario (44), marbot Masjid Darul Muttaqin.
Lokasi masjid yang berada di pinggir jalan memudahkan bagi warga mencari keberadaan Masjid Majapahit. “Kebanyakan yang datang, selain salad juga melihat ornamen majapahit itu,” tandasnya.