Pemkot Mojokerto Rumuskan Pembangunan untuk 20 Tahun Mendatang

Berharicom – Pemerintah Kota Mojokerto mulai merusmuskan rancangan pembangunan dalam kurun waktu 20 tahun ke depan, yakni periode 2025-2045. Rancangan ini dikemas dalam dalam forum konsultasi publik rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) yang digelar gedung Sabha Mandala Madya Pemkot Mojokerto, Kamis (21/12).

RPJPD ini menghadirkan narasumber dari Universitas Brawijaya Andi Kurniawan yang diikuti 90 peserta dari berbagi komponen masyarakat. Tujuannya, agar seluruh elemen masyarakat ikut andil dalam jajak pendapat membangun Kota Mojokerto di amsa depan.

PJ Wali Kota Mojokerto Ali Kuncoro membeberkan, ada 6 rencana tindak lanjut Pemerintah Kota Mojokerto untuk mewujudkan Indonesia emas 2045. Pertama pengembangan sektor pariwisata yang berkelanjutan dan berbasis kearifan lokal, Kedua pembangunan infrastruktur yang terpadu dan berkesinambungan.

Ketiga pengembangan sektor industri yang berkelanjutan dan berbasis teknologi. Selanjutnya, pembangunan perumahan yang terjangkau dan berkualitas, pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan dan Keenam pengelolaan lingkungan hidup berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

“Jadi hari ini kita belajar atau konsentrasi khusus untuk merancang Kota Mojokerto ke depan seperti apa, ini mulai di tahun 2025 sampai dengan tahun 2045, dimana bangsa ini berusia satu abad diharapkan emas tidak saja karena usianya tapi juga karena sumber daya manusianya (SDM) harus unggul, kita harus fokus yang paling tinggi adalah pengembangan sumber daya manusia,“ katanya.

Pria yang juga menjabat sebagai Kadispora Jatim ini menguraikan terkait puncak bonus demografi maka penduduk, yang 70% dalam usia yang produktif, yakni 16 sampai 60 tahun. Maka, menurutnya, puncak bonus demografi kalau tidak digarap secara maksimal maka akan menjadi bencana banyak bagi negara.

“Bangsa kita yang jelas nanti 2045 kita harus keluar dari middle income trap, jadi jebakan ekonomi yang sedang kita hadapi ini, bagaimana caranya negara bisa lakukan lompatan besar agar menjadi negara maju penghasil ekonomi,” paparnya. (adv)

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT