Berhari.com – Pj Wali Kota Mojokerto, Moh Ali Kuncoro, menyebut, angka kemiskinan ekstrem di kota onde-onde sudah mencapai target nasional yakni nol persen. Hal ini sesuai dengan surat Kemenko PMK Nomor B-464/35/D-I/KPS.01.00/02/2024/ yang dikeluarkan 26 Februari 2024.
Berdasarkan estimasi perhitungan BPS, kemiskinan ekstrem di Kota Mojokerto telah turun nol persen dari 1.450 jiwa pada tahun 2024. Dengan demikian, tidak ada lagi warga Kota Mojokerto yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem.
“Kami mengucapkan terimakasih atas kerja keras seluruh pihak yang berkomitmen mengentaskan kemiskinan ekstrem di Kota Mojokerto,” ujar Mas Pj, Senin (11/03).
Menuurtnya, terdapat tiga strategi untuk menghilangkan kemiskinan ekstrem di Kota Mojokerto. Pertama, mengurangi beban pengeluaran dan kedua, peningkatan pendapatan. Ketiga adalah penghapusan kantong kemiskinan.
Untuk mengurangi beban pengeluaran, Pemkot Mojokerto telah menyalurkan berbagai bantuan ke masyarakat. Selain bantuan rutin, seperti BPNT APBD dan layanan kesehatan gratis melalui JKN, Pemkot Mojokerto menggelontorkan bantuan sosial yang bersinergi dengan Baznas.
“Kami setiap hari memberikan bantuan berupa bahan pokok bagi warga kurang mampu. Ada juga tambahan makanan untuk anak stunting dan bantuan biaya pendidikan, khususnya anak yatim,” terangnya.
Ia menambahkan, Pemkot Mojokerto telah berupaya untuk meningkatkan pendapatan warga dengan memberi berbagai pelatihan. Sehingga pelatihan-pelatihan yang diampu sejumlah OPD bisa menjadi peluang usaha yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Mojokerto.
“Ya, mulai usaha kuliner sampai dengan pelatihan ekonomi kreatif,” ungkapnya.
Sementara untuk mengurangi kantong kemiskinan, Pemkot Mojokerto telah memberikan bantuan bedah rumah. setiap tahunnya Pemkot menargetkan 100 rumah, untuk mendapatkan bantuan bedah rumah swadaya.
“Tentu upaya-upaya maksimal terus akan kita lakukan, sehingga tidak ada lagi kemiskinan ekstrem. Keluarga yang sudah keluar dari kemiskinan ekstrem tidak lagi kembali dan perekonomian mereka terus membaik dan sejahtera,” pungkasnya.