Berharicom – Pemerintah Kota Mojokerto membuktikan diri dalam berkomitmen untuk memberantas korupsi. Hal itu dibuktikan dengan penandatanganan pakta integritas dan perjanjian kerja bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Gedung Sabha Mandala Madya Pemkot Mojokerto, Rabu (12/6/24).
Penandatanganan ini sebagai upaya membentuk kesadaran dan integritas yang transparan kepada seluruh penyelenggara negara dan semua elemen masyarakat. Utamanya, kesepakatan ini untuk mencegah korupsi pada penggunaan fasilitas negara, pengadaan barang dan jasa, pemberian gratifikasi atau jual beli jabatan.
Pj Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro mengatakan, menghapus korupsi merupakan pekerjaan yang sulit namun bukan berarti tidak bisa. Ia menyontohkan, budaya ater-ater di berbagai kalangan sejak dulu sudah dianggap biasa, hal itu dianggapnya sebagai embrio sebuah tindak korupsi.
“Yang paling saya soroti, kalau dulu (menjelang) lebaran para pejabat selalu setor sebagai tanda syukuran, tapi sekarang satupun pejabat Pemkot Mojokerto tidak ada,”
Pria yang akrab dipanggil Mas PJ itu menarget tahun 2025 mendatang skor Monitoring Centre for Prevention (MCP) dari KPK mencapai 98 persen. Bahkan, lebih optimis lagi, ia berharap skor sempurna yankni mencapai 100 persen.
“Tahun lalu kan skor kita 94 persen, tahun depan saya menarget 98 persen, namun bagi saya skor itu belum gol. Targetnya 100 dong, kalau ada mbeleset jatuh ke 98,” paparnya.
Sementara itu, Spesialis Koordinasi dan Supervisi KPK/PIC Jatim 3 Alfi Rachman Waluyo berharap pakta integritas ini bukan hanya kesepakatan di atas kertas namun menjadi integitas yang baik dan tanpa korupsi serta penggunaan APBD yang benar-benar bermanfaat.
“Posisi saat ini Pemkot Mojokerto berada di papan atas dari 39 pemda di Jawa Timur nilainya 34,1 persen atau peringkat kedelapan di Jawa Timur,” ungkap Alfi.
Yang perlu masyarakat Kota Mojokerto lakukan, kanjut Alfi, apakah nilai yang bagus itu benar-benar terasa. Yang menjadi fokus KPK saat ini adalah pelayanan publik bisa diakses dengan mudah oleh masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi Pemkot Mojokerto, Pj Wali Kota tadi juga sudah berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan itu dan akan segera dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya. (adv)