Pemkab Sidoarjo Beri Pendampingan Petani Untuk Tingkatkan Produktivitas Padi

Pemkab Sidoarjo panen raya padi di Desa Kemuding, Kecamatan Tarik, dukung program ketahanan pangan.

Berhari. com – Panen raya padi digelar Pemerintah Kabupaten (pemkab) Sidoarjo, bersamaan dengan kegiataan serupa yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, secara daring dan dipusatkan di Majalengka, Jawa Barat, Senin (07/04).

Kali ini, panen raya padi dilakukan Pemkab Sidoarjo di lahan persawahan Desa Kemuning, Kecamatan Tarik. Turut hadir dalam panen raya padi di lahan seluas 10 hektare ini, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sidoarjo.

Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, mengatakan, jenis padi yang ditanam para petani merupakan varietas unggulan, yakni ciherang. Ia menargetkan, setiap hektarenya bisa menghasilkan 8 ton gabah kering.

“Kami telah melakukan pendampinan sejak awal tanam hingga panen. Pendampingan yang dilakukan adalah wujud dan komitmen Pemkab Sidoarjo dalam membatu masyarakat, terutama petani,” ujarnya.

Dengan pendampingan tersebut, diharapkan para petani dapat meningkatkan produktivitas tanaman padi. Hal ini selaras dengan upaya Pemkab Sidoarjo, dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Sementara itu Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo, Eni Rustianingsih, menuturkan, sinergi antara petani, pemerintah daerah dan pusat penting dilakukan. Sehingga hasil panen padi di Sidoarjo, bisa ditingkatkan.

“Selama periode Oktober 2024 hingga Maret 2025, telah dilakukan panen di lahan seluas 12.972 hektare. Kami terus berupaya meningkatkan produktivitas panen padi di Sidoarjo, yang semula rata-rata6-7 ton menjadi 7,5-8 ton per hektare,” ungkapnya.

Pemkab Sidoarjo akan mengawal hasil panen petani yang nantinya bakal diserap Bulog sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Dengan keterlibatan Bulog, harga gabah akan stabil dan keberlanjutan distribusi beras nasional, terjamin.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT