Berhari.com – Upaya menjaga keamanan lingkungan terus diperkuat Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto melalui pemberdayaan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas). Dalam kegiatan pembinaan yang digelar di Kelurahan Pulorejo dan Mentikan, Senin (11/5), Wali Kota Ika Puspitasari mengajak anggota Satlinmas menjadi elemen terdepan dalam menciptakan wilayah yang aman dan kondusif.
Perempuan yang akrab disapa Ning Ita itu mengatakan, peran Satlinmas tidak bisa dipandang sebelah mata. Keberadaan mereka dinilai sangat membantu aparat keamanan dalam memantau kondisi wilayah hingga tingkat lingkungan terkecil.
“Yang paling memahami situasi wilayah adalah masyarakat di lingkungannya sendiri. Karena itu Satlinmas menjadi bagian penting dalam membantu menjaga ketertiban,” kata Ning Ita.
Menurutnya, keterbatasan jumlah personel TNI, Polri, dan Satpol PP membuat keterlibatan masyarakat melalui Satlinmas semakin dibutuhkan. Ia pun meminta seluruh anggota Satlinmas menjaga solidaritas dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan.
Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Ia berharap lingkungan tetap terhindar dari provokasi maupun tindakan yang dapat memicu konflik sosial.
“Jangan mudah terpengaruh hal-hal yang bisa memecah persatuan atau membuat suasana lingkungan menjadi tidak nyaman,” tegasnya.
Tak hanya itu, Pemkot Mojokerto juga memastikan seluruh anggota Satlinmas telah memiliki legalitas resmi melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota. Dengan dasar hukum tersebut, Satlinmas memiliki legitimasi dalam mendukung tugas pengamanan dan perlindungan masyarakat di tingkat kelurahan.
Bagi Ning Ita, menjadi anggota Satlinmas merupakan bentuk pengabdian sosial yang memiliki nilai besar bagi masyarakat, meski bukan profesi yang berorientasi pada materi.
“Ini adalah tugas kemanusiaan dan pengabdian untuk membantu masyarakat agar tetap aman dan tertib,” ujarnya.
Melalui penguatan ini, Pemkot Mojokerto berharap Satlinmas di setiap kelurahan semakin siap menghadapi berbagai kondisi, mulai dari gangguan ketertiban hingga situasi darurat dan kebencanaan.