Presiden Jokowi dan DPR Peringatkan Jika Harga BBM Naik, Ini Yang Bakal terjadi

Presiden Jokowi saat konferensi pers usai hadiri acara Kadin di TMII Jakarta, Selasa (23/08/22). Foto tangkapan layar YouTube sekretariat keprisidenan.

Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto mengaku setuju, jika harga  Bahan Bakar minyak (BBM) naik. Secara ekaplisit Partai Nasdem mengusulkan, BBM jenis pertalite dan solar subsidi naik sebesar 30 persen

Menurut Sugeng, naiknya harga BBM bukan berarti mencabut subsidi. Ia minta subsidi BBM tepat sasaran dengan dibarengi pembatasan pembelian pertalite.

“Pertalite Rp10.000/liter dengan catatan tetap ada subsidi. Karena kan keekonomian Pertalite itu Rp 17.000-an/liter. Jadi memang harus tetap disubsidi,” kata Sugeng, Rabu (24/08/22).

Sebelumnya Presiden Jokowi angkat bicara terkait rencana kenaikan harga BBM bersubsidi jenis pertalite dan sola. Mennurutnya, jika ada kenaikan BBM harua diputuskan secara hati-hati, karena menyangkut hidup masyarakat.

Hal ini sebagai antisipasi dari dampak yang ditimbulkan, sehingga tidak menurunkan daya beli rakyat. Tidak memicu lonjakan inflasi hingga mengganggu pertumbuhan ekonomi nasional.

“Harus dikalkulasi dampaknya. Diputuskan hati-hati, jangan sampai menurunkan daya beli dan konsumsi rumah tangga,” kata Jokowi saat menghadari acara Kadin di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Selasa (23/08/22).

Sementara itu, Menteri koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Presiden Jokowi akan mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi pekan depan.

Menurutnya, Presiden Jokowi telah berulang kali memberikan sinyal keuangan negara tidak mungkin terus menahan harga minyak dunia yang terus merangkak naik.

Hingga kini pemerintah sudah mengalokasikan anggaran subsidi dan kompensasi energi sebesar Rp 502 triliun. Angka tersebut cukup membebani APBN yang salah satunya untuk BBM agar harga tetap rendah.

Dibandingkan dengan negara lain, harga BBM di Indonesia menjadi yang paling murah diantara negara di Asia Tenggara. “Presiden sudah mengindikasikan tidak mungkin pertahankan terus demikian karena BBM murah,” ujar Luhut.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT