Berawal dari sulitnya memasarkan asparagus, seorang warga di Desa kedunggede, Kecamatan Dlanggu, Mojokerto, beralih dan sukses menjadi petani jambu kristal.
Tahiyat (65) bisa meraup untung Rp5 juta hingga Rp7 juta setiap kali panen. Dalam setahun bapak dua anak ini, dua kali panen raya jambu kristal.
Belum lagi, buah bertekstur keras yang memiliki rasa manis ini di petik tiap harinya untuk melayani pelanggan yang datang. Sehingga Cuan pun, tak berhenti menghampirinya.
Menurut Tahiyat, budidaya jambu kristal ini dimulai sejak 20 tahun lalu. Ia memanfaatkan pekarangan samping rumahnya, untuk ditanami pohon jambu kristal.
“Saya berkerja sama dengan orang Taiwan menanam sayur asparagus dan memasarkannya ke Bali. Lama-kelaman pasar tidak bagus, seusai ada kejadian bom Bali,” terangnya.
Semenjak itu, ia beralih menjadi petani jambu kristal atas saran dari orang Taiwan yang dikenalnnya. “Bibitnya juga dari orang taiwan, karena sebelumnya saya tidak tau jambu kristal,” ungkapnya.
Selain memanfaatkan pekarangan rumah seluas 15X40 meter persegi , Tahiyat juga menanam pohon jambu kristal di sawah miliknya. Saat ini ada 120 pohon jambu kristal yang ditanam Tahiyat.
Untuk merawat pohon jambu kristal, jelas Tahiyat, tidak terlalu sulit. Selain ranting di potong agar pohon cepat berbuah, ia juga memberi pupuk secara berkala.
“Masing-masing buah jambu kristal, saya beri kantong plastik. Supaya tidak membusuk, karena diserang lalat buah,” jelasnya.
Tahiyat menambahkan, setiap pohon bisa menghasilkan lebih dari 20 Kg buah jambu kristal. Meski saat musim hujan dan kemarau, pohon jambu kristal tetap berbuah.
Selain diminati tengkulak lokal, jambu kristal budidaya Tahiyat juga merambah supermarket. Untuk pasar lokal, jambu kristal dijual seharag Rp13 ribu/Kg.
“Jambu kristal yang masuk supermarket, harganya beda dengan di pasaran lokal. Kalau di supermarket saya jual Rp18 ribu/Kg, kan kualitasnya bagus,” tandasnya.
Berkat meraup untung dari budidaya jambu kristal tersebut, Tahiyat, bisa menyekolahkan kedua anaknya hingga lulus perguruan tinggi.