Berhari.com – Dalam semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menggelar kegiatan bakti sosial untuk siswa Sekolah Rakyat (SR) tingkat SMP. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan kemerdekaan yang lebih inklusif dan menyentuh langsung kebutuhan anak-anak dari keluarga prasejahtera.
Dalam acara yang digelar di Gedung Diklat BKPSDM Kabupaten Mojokerto tersebut, para siswa mendapatkan layanan kesehatan mata gratis. Seperti pemeriksaa mata, operasi katarak hingga pembagian kacamata.
Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra atau akrab disapa Gus Bupati, hadir langsung dalam acara yang bekerjasama dengan Klinik Mata EDC Group Indonesia. Ia menegaskan bahwa kemerdekaan bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi harus benar-benar dirasakan oleh semua kalangan.
“Anak-anak Sekolah Rakyat adalah bagian dari masa depan Mojokerto. Mereka harus sehat, terdidik, dan punya kesempatan yang sama untuk sukses,” ujarnya.
Selain pemeriksaan mata, kegiatan ini juga diisi dengan sesi edukatif seputar perencanaan masa depan, bahaya pernikahan dini, serta perlindungan anak. Materi disampaikan langsung oleh Duta GenRe dan Forum Anak Majapahit, dengan gaya yang interaktif dan mudah dipahami para siswa.
Gus Bupati menyampaikan apresiasinya atas dukungan berbagai pihak, termasuk TP PKK Kabupaten Mojokerto, yang turut aktif dalam kegiatan sosial ini.
“PKK menunjukkan peran penting perempuan dalam pembangunan. Terima kasih atas kerja keras dan komitmen mendampingi anak-anak Mojokerto tumbuh dengan baik,” tambahnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga semangat kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya saat peringatan 17 Agustus.
“Mari kita rayakan kemerdekaan dengan aksi nyata, membangun dari bawah, menyentuh yang selama ini terpinggirkan,” tutup Gus Bupati.