Berhari.com – Mempercepat pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, Pemerintah Kabupaten Mojokerto, menggelontorkan Bantuan Keuangan (BK) Desa.
Sebanyak 146 desa di Kabupaten Mojokerto, mendapat BK yang bersumber dari APBD tahun 2023 dengan total 63,5 miliar rupiah. Dari anggaran tersebut, besaran BK yang diterima masing-masing desa, berbeda.
BK Desa ini diserahkan Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, saat menggelar audensi dengan KPK RI, di Pendopo Graha Majatama, Selasa (28/03/23). Dua desa menerima secara simbolis, yakni Desa Begaganlimo, Kecamatan Gondang dan Bendunganjati, Kecamatan Pacet.
“Ini merupakan komitmen kami, bahwa pembangunan di Kabupaten Mojokerto dimulai dari desa. Ini demi visi misi mewujudkan Kabupaten Mojokerto yang maju, adil dan makmur ,” ujarnya.
BK desa, kata bupati, sudah mulai dibagikan sejak tahun 2012 silam dan diberikan karena desa merupakan ujung tombak pembangunan. Salah satunya, untuk membangun infrastruktur.
Selain mempercepat dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dibagikannya BK Desa juga untuk membentuk kualitas sumber daya manusia.
“Kami berusaha agar infrastruktur desa dapat meningkat, baik secara kualitas maupun kuantitas. Sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat, seiring tumbuhnya perekonomian,” terangnya.
Ia berharap, kepada desa yang menerima BK agar bisa mempergunakan dan mempertanggungjawabkan pengelolaannya dengan baik. Sehingga tidak memunculkan masalah hukum ke depannya.
“Mengingat BK yang dikucurkan semakin banyak, diperlukan kewaspadaan dan kehati-hatian. Jangan ada pungutan atau potongan, saat pencairan BK Desa,” tandasnya.