Berhari.com – Ragam upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten Mojokerto, untuk memujudkan generasi muda dengan SDM berkualitas.
Salah satunya dengan melaksanakan Seminar Parenting terkait penerapan pola asuh anak yang baik dan benar. Karena masa remaja, merupakan masa pencarian jati diri.
Hal ini disampaikan Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, di hadapan 503 wali murid SMP Negeri 1 Bangsal, Jumat (23/06/23). Menurut Ikfina, mengasuh anak merupakan tanggung jawab bersama, baik orang tua maupun guru.
“Sekolah dan orang tua, harus tahu apa yang dilakukan dan yang terjadi pada anaknya. Ketika di sekolah, guru harus tahu apa yang dilakukan muridnya,” kata Ikfina.
Sebagai orang tua, lanjut Ikfina, harus menerima kondisi anaknya dan tidak membanding-bandingkan dengan anak lainnya. Karena masing-masing anak, memiliki kemampuan berbeda.
“Anak kita ini spesial, satu dengan yang lain tidak sama. Satu kandungan saja, anak kita bisa berbeda,” ujarnya.
Bupati Ikfina mengatakan, kedekatan antara orang tua dan anak dapat dicapai dengan menghargai dan menguatkan kondisi anak. Seperti di era digital saat ini, menjadi tantangan berat bagi orang tua.
Untuk itu, Ikfina meminta para orang tua agar mendukung setiap kegiatan produktif dan positif yang dilakukan oleh anaknya. Agar ke depan, anak memiliki daya juang dalam meraih masa depan.
“Saya sebagai bupati, memiliki kewajiban menjaga ana-anak di Kabupaten Mojokerto. Tetapi tidak bisa menjaganya sendiri, saya membutuhkan bantuan dari anda semua,” tandasnya.
Dalam kegiatan ini, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, memberikan santunan melalui Program Empati Anak Sebaya kepada 14 siswa SMPN 1 Bangsal.