Taruna TNI-Polri Tempa Disiplin Siswa Sekolah Rakyat Mojokerto

Danjen Akademi TNI, Letkol Sidharta Wisnu Graha, didampingi Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, meninjau salah satu ruang kelas SRMP 15 Mojokerto.

Berhari.com – Program Taruna Bakti Nusantara menghadirkan taruna TNI dan Polri sebagai kakak asuh bagi siswa di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 15 Mojokerto. Selama empat hari, mulai 3 hingga 7 Agustus 2026, para taruna mendampingi kehidupan siswa di asrama sekaligus menanamkan nilai disiplin, kemandirian, dan semangat kebangsaan.

Dalam program yang digagas Kementerian Sosial tersebut, para taruna tidak hanya mengajarkan kedisiplinan, tetapi juga membiasakan siswa hidup rapi, menjaga kebersihan lingkungan, serta membangun karakter melalui tata kehidupan berasrama.

Saat melakukan pengawasan dan evaluasi di SRMP 15 Mojokerto, Danjen Akademi TNI, Letjen TNI Sidharta Wisnu Graha, mengatakan kehadiran para taruna merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dan negara melalui pembinaan karakter generasi muda.

“Mereka mengajarkan kerapian berpakaian, kebersihan tempat tinggal, tata kehidupan berasrama, disiplin, hingga kepatuhan kepada guru dan pengajar agar kelak menjadi pelajar sesuai harapan bangsa Indonesia,” ujarnya, Rabu (05/8).

Menurutnya, pembentukan karakter sejak dini menjadi bekal penting bagi siswa Sekolah Rakyat agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa kebangsaan.

Sementara itu, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra mengapresiasi penempatan para taruna di Sekolah Rakyat 15 Mojokerto. Ia berharap nilai-nilai kedisiplinan yang diajarkan dapat terus diterapkan oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap kedisiplinan yang diajarkan para taruna dapat ditularkan kepada adik-adik di Sekolah Rakyat 15 Mojokerto,” kata Al Barra.

Selain mendukung program pembinaan karakter, Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga terus mendorong pengembangan Sekolah Rakyat. Saat ini, usulan pembangunan sekolah permanen telah memasuki tahap tiga dengan menyiapkan lahan seluas 7,5 hektare di Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong.

Pemerintah Kabupaten Mojokerto berharap pembangunan sekolah dapat segera disetujui sehingga mampu menampung lebih banyak siswa dan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Saat ini SRMP Mojokerto menampung 50 siswa kelas 7, sementara pada tahun ajaran baru 2026/2027 sebanyak 30 siswa dititipkan di sekolah rakyat Kota Kediri.  

Kolaborasi antara Kementerian Sosial, para taruna TNI-Polri, dan Pemerintah Kabupaten Mojokerto diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, serta siap menjadi penerus bangsa di masa depan.  

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT