Ancam Keselamatan Siswa, Wabub Sidoarjo Sidak Bangunan SDN Jatikalang

Wabup Sidoarjo, Mimik Idayana, saat sidak SDN Jatikalang.

Berhari.com – Kondisi bangunan sekolah dasar yang memprihatinkan di Desa Jatikalang, Kecamatan Prambon, akhirnya mendapat respons cepat dari Pemkab Sidoarjo. Wakil Bupati Mimik Idayana, turun langsung ke SD Negeri Jatikalang untuk memastikan keamanan dan kelayakan fasilitas belajar siswa.

Dalam peninjauan tersebut, Wabup Mimik mendapati sejumlah bagian bangunan yang sudah tidak layak pakai. Rangka atap terlihat lapuk, kusen jendela rapuh, serta beberapa fasilitas pendukung mengalami kerusakan akibat usia bangunan yang sudah puluhan tahun tanpa perbaikan besar.

Menurutnya, kondisi itu tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Ia menegaskan bahwa keselamatan siswa harus menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

“Sekolah seharusnya menjadi tempat paling aman bagi anak-anak. Kita tidak boleh menunggu sampai ada kejadian yang membahayakan,” ujar Mimik Idayana, Selasa (13/1).

Kepala SDN Jatikalang, Andriyanto, mengaku kekhawatiran terhadap keselamatan siswa sudah lama dirasakan pihak sekolah. Ia bersyukur laporan yang disampaikan mendapat respons cepat dari pimpinan daerah.

“Kami cemas karena aktivitas belajar berlangsung setiap hari. Alhamdulillah, laporan kami langsung ditindaklanjuti. Ini memberi harapan besar bagi sekolah,” ungkapnya.

Kunjungan tersebut juga dihadiri Anggota DPRD Sidoarjo, Ning Irda. Keduanya sepakat untuk berkoordinasi agar perbaikan sekolah bisa segera direalisasikan. Perbaikan akses jalan masuk sekolah akan menjadi perhatian DPRD, sementara Pemkab akan mengupayakan perbaikan.

“Area belakang sering tergenang. Kita ingin sepeda anak-anak aman, tidak rusak dan tidak rawan hilang,” jelas Mimik.

Sebagai langkah lanjutan, Wabup Sidoarjo langsung menghubungi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo untuk melaporkan kondisi sekolah dan mendorong penanganan secepatnya.

Sementara itu, Kepala Desa Jatikalang, Budi Utomo, menyebut SDN Jatikalang belum pernah mendapatkan renovasi besar sejak lama. Selama ini, perbaikan hanya dilakukan secara terbatas dan darurat.

“Bangunannya hampir tidak berubah sejak dulu. Kami berharap kunjungan ini benar-benar membawa perubahan nyata bagi sekolah,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menegaskan komitmennya untuk terus mengevaluasi kondisi sarana pendidikan, demi menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi seluruh siswa.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT