Bupati Sidoarjo Lepas 492 Mahasiswa UNUSIDA untuk KKN 2025, Siap Bangun Desa

Bupati Subandi lepas mahasiswa UNUSIDA untuk mengabdi di desa-desa.

Berhari.com – Sebanyak 492 mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) resmi diberangkatkan untuk menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2025. Prosesi pelepasan dilangsungkan di Pendopo Delta Wibawa dan dipimpin langsung oleh Bupati Sidoarjo, Subandi.

Dengan mengusung tema “Rukun Tetangga, Membangun Desa”, para mahasiswa akan melaksanakan pengabdian masyarakat selama satu bulan penuh di 23 Rukun Tetangga (RT) yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Tak hanya itu, UNUSIDA juga menggelar KKN Tematik yang difokuskan di dua desa, yakni Desa Wonokarang, Kecamatan Balongbendo dan Desa binaan Gempol Klutuk, Kecamatan Tarik. Program ini dilengkapi dengan penempatan mahasiswa di tiga pondok pesantren: Ponpes Al Hidayah (Tanggulangin), Ponpes Nurul Ikhlas (Candi), dan Ponpes Burhanul Hidayah (Krembung).

Dalam sambutannya, Bupati Subandi menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi UNUSIDA dalam pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa KKN bukan sekadar agenda akademik, melainkan perjalanan pembentukan karakter yang menyeluruh.

“KKN adalah ruang uji bagi ilmu pengetahuan, sekaligus ajang melatih empati dan kepemimpinan. Mahasiswa harus hadir sebagai solusi, bukan sekadar pelengkap program desa,” tegas Bupati Subandi.

Ia berharap kehadiran mahasiswa UNUSIDA mampu membawa dampak positif, menghidupkan semangat kolaborasi, serta menjadi teladan dalam tindakan dan sikap di tengah masyarakat.

Rektor UNUSIDA, Fatkul Anam, dalam kesempatan yang sama berharap para mahasiswa bisa mengimplementasikan teori-teori akademik dalam konteks sosial yang nyata.

“Lewat KKN, mahasiswa akan berbaur langsung dengan masyarakat. Ini saatnya ilmu yang didapat di kampus diuji secara nyata. Jadilah agen perubahan yang membawa nilai positif dan menjunjung tinggi kearifan lokal,” ujarnya.

Program KKN UNUSIDA tahun ini tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik desa, tetapi juga pada pemberdayaan sosial, edukasi masyarakat, pelestarian budaya lokal, hingga digitalisasi potensi desa. Seluruh rangkaian kegiatan ini sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dengan bekal ilmu dan semangat muda, 492 mahasiswa UNUSIDA diharapkan mampu memberikan warna baru di desa-desa tempat mereka mengabdi dan membawa pulang pengalaman yang membentuk pribadi serta masa depan mereka.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT