AHY Menonaktifkan Lucas Enembe Dari Ketua DPP Partai Demokrat Papua

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Foto istimewa

Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ingin Lucas Eneme fokus penuh dalam menjalani proses hukumnya di KPK. Untuk itu, AHY menonaktifkan sementara Lucas Enembe dari jabatannya sebagai Ktua DPP Partai Demokrta Papua.

Karena berhalangan untuk melaksanakan tugasnya tau nonaktif, maka AHY menunjuk pelaksana tugas (Plt) sebagai pengganti Lucas Enembe. AHY menunjuk Willem Wadik sebagai Ketua DPP Partai Demokrat Papua.

 “kami mendukung penuh upaya Pak Lucas mencari keadilannya. Selama proses berjalan mengingat Pak lucas berhalangan untuk melaksanakan tugasnya atau nonaktif. Maka kami menunjuk saudara Willem Wandik,” kata AHY saat jumpa pers di Kantor DPP Partai Demokrat Kamis (29/09/22).

Keputusan itu, Kata AHY, sudah sesuai dengan Anggaran Dasar Partai Demokrat Pasal 42 Ayat 5. Willem Wandik adalah anggota komisi V DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Demokrat.

“Dengan Kapasitas dan integritas yang dimiliki, saudara Willem Wandik dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,”terang AHY.

Lukas Enembe sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Ia terjerat kasus suap dan gratifikasi proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Papua.

KPK sudah melayangkan dua kali pemanggilan terhadap Lucas Enembe. Namun hingga saat ini dirinya terkesan tidak kooperatif karena belum memenuhi panggilan KPK.

Juru Bicara KPK Ali Fikri berharap, Lukas dan penasihat hukumnya bisa kooperatif. Dengan memenuhi panggilan, untuk patuh menjalani proses hukum yang berlaku.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT