Atasi Stunting, Pemkot Mojokerto Beri Pelatihan Pengolahan Ikan ke Warga

Sekretaris Daerah Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo, saat meninjau pelatihan pengolahan ikan.

Berhari.com – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto, menggelar pelatihan pengolahan ikan, Kamis (12/09). Selain menekan stunting, pelatihan tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan daya beli masyarakat.

Sebanyak 80 peserta mengikuti pelatihan di Gedung Pusat Pelayanan Terpadu Citra Maja Kinarya, Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon. Melalui pelatihan ini, diharapkan masyarakat mendapat pengetahuan dan keterampilan mengolah berbagai produk makanan berbahan ikan.

“Melalui pelatihan ini kita berupaya meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mengolah bahan pangan, khususnya ikan. Dengan adanya keterampilan tersebut, bisa berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Gaguk Tri Prasetyo, Sekretaris Daerah Kota Mojokerto.

Menurut Gaguk, angka konsumsi ikan Kota Mojokerto taun 2023 adalah 39, 94 kg per kapita. Sehingga keterampilan yang diperoleh dari pelatihan ini dapat meningkatkan diversifikasi pangan ikan.

Pelatihan pengolahan ikan ini akan digelar selama lima hari. Para peserta terdiri dari alumni inkubasi frozen food, keluarga dengan balita stunting, Wali Murid SLB Pertiwi dan Warga kurang mampu di Kota Mojokerto.

“Ada berbagai menu, mulai camilan seperti bakpia, gohyong, cookies ikan sampai menu utama seperti mangut lele, otak-otak ikan lele. Mereka juga kita ajarkan menghitung harga pokok penjualan dan WA Bisnis,” ungkap Ani Wijaya, KadiskopUKMPerinda.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT