Bupati Ikfina Ajak Pegiat Desa di Mojokerto Kembangkan BUMDes

Bupati Mojokerto IKfina Fahmawati saat menghadiri acara camping fun pegiat desa di Alas Venus Trawas, Selasa (27/12/28). Foto istimewa.

Berhari.com-Masalah sampah menjadi persoalan tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto untuk segera diatasi. Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan, dalam mengelola sampah.

Hal ini terungkap, saat Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati memberi sambutan di acara camping fun para pegiat desa di Alas Venus Trawas, Selasa (27/12/22).

“Menumbuhkan kesadaran masyarakat terkait pengelolaan sampah, penting untuk dilakukan,” kata Bupati Ikfina.

Untuk itu, ia meminta para pegiat desa menjadi ujung tombak penyelesaian masalah sampah. Karena masalah sampah, tak bisa diselesaikan tanpa adanya kerjasama berbagai pihak.

Menurutnya, Pemkab Mojokerto memiliki target jangka pendek dan panjang untuk mengatasi masalah sampah. Seperti pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuce-Recycle (TPS3R).

“Tak hanya TPS3R di masing-masing desa dan kelurahan, akan juga dibangun Tempat Pembuangan Akhir (TPA) regional,” terangnya.

Lebih lanjut orang nomer satu dilingkup Pemkab Mojokerto ini menjelaskan, pembangunan TPS3R membutuhkan waktu lama. Tidak cukup satu atau dua tahun.

Dihadapan para pegiat desa ini, Bupati Ikfina juga menyampaikan bahwasannya untuk menjadi desa mandiri, salah satu faktor pendukunya adalah BUMDes.

“BUMDes harus mendukung pemerintah desa. Agar bisa memberi dukungan besar ke desa, BUMDes harus dikelola dan berjalan dengan baik.” tandasnya.

Dalam camping fun prakarsa Asosiasi Pegiat Desa Indonesia (Apdi) Mojokerto yang juga dihadiri kepala DPMD Yudha Akbar Prabowo tersebut, Bupati Ikfina berharap sekaligus mengajak pegiat desa bisa mendorong BUMDes untuk terus berkembang.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT