Gebyar Pos Binaan Terpadu (Posbidu) Penyakit Tidak Menular (PTM) dan Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga digelar Pemkab Mojokerto di Puskesmas Punggul, Kecamatan Dlanggu, Senin (15/08/22).
Sebanyak 1000 warga yang terkategori sehat, beresiko dan penyandang PTM jadi sasaran Pelayanan Gebyar Posbindu. Sementara1500 warga lainnya ditargetkan dapat disuntik vaksin booster.
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengatakan Posbindu PTM merupakan wujud peran serta masyarakat dalam kegiatan deteksi dini, monitoring dan tindak lanjut dini faktor resiko PTM secara mandiri dan berkesinambungan.
“Posbindu PTM menjadi salah satu bentuk upaya Kesehatan masyarakat yang selanjutnya berkembang menjadi upaya Kesehatan bersumber daya masyarakat (UKBM), dalam pengendalian faktor risiko PTM di bawah pembinaan Puskesmas,” terangnya.
Pelaksanaan Posbindu ini juga sekaligus untuk mengukur tinggi dan berat badan, lingkar perut, mengecek tekanan darah, anamnesa perilaku berisiko hingga pemeriksaan gula darah, asam urat dan kolesterol.
“Untuk perempuan rentang usia 30-50 tahun yang sudah menikah, atau mempunyai riwayat berhubungan seksual berisiko, maka dilakukan pemeriksaan SADANIS dan cek IVA,” tambahnya.
Dalam kesempatan ini Ikfina juga mengungkapkan bahwa capaian vaksinasi covid-19 dosis ketiga di Kabupaten Mojokerto masih jauh dari herd immunity dan baru menyentuh angka 26,83 persen.
Untuk itu, orang nomor satu di Kabupaten Mojokerto ini terus mendorong percepatan vaksinasi dikalangan masyarakat untuk mencapai kekebalan kelompok dengan capaian target 70 persen hingga akhir tahun ini.
“Saya berkomitmen untuk mewujudkan Kabupaten Mojokerto yang sehat. Saya berharap peran seluruh stakeholder untuk saling bersinergi dan berkolaborasi mensukseskan vaksinasi covid-19,” pungkasnya.