Bupati Mojokerto Ajarkan Ibu-ibu Kelola Keuangan Keluarga

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati memberikan materi tentang pengelolaan keuangan keluarga pada ibu-ibu penerima PKH, Rabu (14/6).

Berhari.com – Pemerintah Kabupaten Mojokerto membuat terobosan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, khususnya bagi warga penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Program ini bertajuk “Bulik Soima” atau Bupati Tilik Deso Mirsani Masyarakat.

Selain untuk mendekatkan diri antara pemerintah dan masyarakat, program yang diinisiasi Dinas Sosial tersebut juga sebagai ajang mendengar keluhan warga di hadapan Bupati langsung. Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati hadir langsung di tengah-tengah para penerima PKH untuk memberikan pendampingan.

Seperti yang digelar di desa Trowulan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Rabu, (14/6). Bupati Ikfina memberikan pelatihan mengenai tata cara mengelola keuangan keluarga di rumah keluarga PKH.

Dalam kesempatan ini, pemerintah memfasilitasi untuk meningkatkan kemampuan warga mengelola keluarga dengan bekal pelatihan pengelolaan keuangan keluarga dan perencanaan usaha. Pembekalan terkait ekonomi keluarga ini diikuti puluhan keluarga dari desa setempat.

Ikfina mengatakan, P2K2 ini membahas mengenai tata cara mengelola keuangan keluarga di rumah keluarga PKH. Materi yang disampaikan yakni mengelola keuangan keluarga, diantaranya memahami jumlah pendapatan dan pengeluaran, mengenalkan kebutuhan dan keinginan dalam pengelolaan keuangan keluarga.

Dalam pelatihan ini, Keluarga penerima manfaat juga diajak mempraktikkan mengatur keuangan sistem amplop dan pembukuan keuangan. Dengan bekal pelatihan itu, Bupati Ikfina meminta para keluarga mempraktekkan dalam rumah tangga masing-masing.

“Semoga pertemuan P2K2 ini bermanfaat. Dan KPM PKH bisa mengelola keuangan keluarga lebih rapi, teratur dan baik,” ungkapnya.

Sebagai informasi, sebelum menghadiri kegiatan Bulik Soima, dalam selang waktu yang tak lama, Bupati Ikfina menyerahkan bantuan sosial kepada Yayasan Miftachul Hidayat di Dusun Wonoasri, Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan. Bantuan itu diberikan untuk meringankan beban korban akibat terdampak angin kencang, yang terjadi pada bulan maret lalu.

Bantuan tersebut berupa bahan material, seperti asbes gelombang ukuran kecil  meter sebanyak 100 lembar, Kayu keriting 6/12 x 4 meter 42 batang, kayu 4/6 x 4 sebanyak 28 batang. (adv)

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT