Berhari.com – Sejak pertama kalinya memimpin Kabupaten Mojokerto, Muhammad Al Barra, melakukan mutasi para pejabat eselon II. Sebanyak 16 jabatan struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto, dirotasi.
Mutasi belasan pejabat eselon II tersebut, digelar di Pendopo Graha Maja Tama, Rabu (27/8). Gus Barra sapaan akrab Bupati Mojokerto, memastikan mutasi pejabat eselon II ini tidak terkait politik dan murni untuk penyegaran organisasi.
“Mutasi ini untuk meningkatkan kinerja birokrasi dan tidak ada hubungannya dengan politik,” ujarnya.
Selain itu ia menambahkan, bahwa mutasi pejabat eselon II bebas dari praktik jual beli jabatan. Pejabat yang dipindah tugas dan memegang amanah baru, sesuai kebutuhan Pemkab Mojokerto.
“Saya pastikan tidak ada jual beli jabatan. Semua berdasarkan kebutuhan organisasi dan demi penyegaran birokrasi,” tegasnya.
Bupati berharap, para pejabat yang mendapat amanah baru bisa segera beradaptasi, bekerja lebih profesional, dan menjaga integritas. Evaluasi kinerja, menurutnya, akan terus dilakukan secara berkala.
“Kami akan terus pantau. Kalau ada yang tidak sesuai aturan, tentu akan ada evaluasi,” terangnya.
Gus Barra mengungkapkan, mutasi kali ini merupakan tahap pertama. Gelombang kedua dijadwalkan akan menyusul dalam waktu dekat, setelah mendapat rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri.
“Masih ada 11 pejabat yang akan masuk gelombang kedua, tinggal menunggu izin dari Mendagri,” tandasnya.
Berikut daftar 16 pejabat eselon II yang dilantik: