Komitmen Promosikan Batik Lokal, Pj Bupati Jombang Unjuk Kebolehan Fashion Show Batik Khas Jombang

Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo (dua dari kiri) bersama istri (dua dari kanan) pimpin para pejabat fashion show batik khas jombang, Rabu (16/10).

Berharicom – Pemerintah Kabupaten Jombang menggelar Festival Batik untuk mempromosikan keberagaman dan keunikan seni batik khasnya. Acara bertajuk Exhibition Of Jombang Batik Festival ini digelar di Alun-alun Jombang sebagai rangkaian dari Jombang Fest, Rabu (16/10).

Para pejabat, Forkopimda, asisten, hingga kepala perangkat daerah lainnya turut serta memeriahkan acara dengan melenggak-lenggok di atas catwalk. Mereka tampil memukau dalam balutan batik Jombang dengan motif-motif khas yang sarat akan makna.

Festival ini bertujuan untuk mengangkat keunikan dan potensi dari Kota Santri ini, yaitu kerajinan batik khas Jombang. Harapannya, jika batik khas Jombang dikenal masyarakat luas, akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat Jombang.

“Acara ini merupakan bentuk apresiasi kita terhadap kekayaan budaya Jombang, khususnya batik. Kami berharap melalui acara ini, batik Jombang semakin dikenal dan diminati tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional,” ungkap Pj Bupati Jombang, Teguh Narutomo.

Teguh menuturkan, melalui acara ini, karya-karya para pengrajin batik yang telah dibina bisa dipromosikan secara efektif untuk dikenal ke tingkat nasional bahkan internasional.

Melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang, para pelaku usaha batik telah didampingi secara aktif dalam mengembangkan usahanya, baik dari segi branding, pemasaran, hingga aspek legalitas seperti perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

“Meski saat ini baru sebagian motif batik Jombang yang telah terdaftar HAKI, kami optimis bahwa ke depannya seluruh motif batik asli Jombang dapat didaftarkan dan terlindungi secara hukum. Ini penting untuk menjaga orisinalitas dan hak cipta para pengrajin kita, agar karya mereka tetap dihargai dan dilindungi,” jelas Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo. 

Semua batik yang dikenakan hari ini merupakan batik tulis asli dari Jombang, bukan eco-print. Batik jombang memiliki berbagai motif yang unik dan khas, seperti motif kangkung, candi rimbi, ringin contong, pelabuhan, dan banyak lainnya.

“Salah satu yang saya kenakan bersama ibu pada kesempatan ini adalah batik dengan motif Bunga Dentrathema, atau lebih dikenal dengan Kembang Krisan. Bunga ini melambangkan cinta, kesetiaan, kebahagiaan, umur panjang, kepercayaan, dan optimisme, nilai-nilai yang seharusnya kita tanamkan dalam diri kita sebagai warga jombang,” jelas Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo. 

“Melalui berbagai inisiatif ini, kami berharap masyarakat Jombang semakin bangga terhadap produk-produk batik lokal dan mau mendukung pengembangan industri batik dengan membeli hasil karya pengrajin batik jombang. Langkah ini tidak hanya akan membantu menjaga kelangsungan industri kreatif di kabupaten jombang, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan perekonomian daerah secara keseluruhan,” tambahnya.

Pilihan Editor
930 x 180 AD PLACEMENT