Berharicom – Pasca dilantik, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mojokerto, langsung bergerak cepat melaksanakan berbagai agenda tahapan. Dengan menargetkan 105.202 orang rampung dalam sebulan, KPU melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih.
Melibatkan 377 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih), coklit 24 Juni hingga 25 Juli 2024. Ketua KPU Kota Mojokerto, Usmuni, mengatakan, Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Mojokerto, mengalami kenaikan jika dibanding Pemilu 2024.
“DPT Pemilu 2024 sebanyak 104.629 pemilih. Sementara Bulan Mei kemarin, DP4 Kota Mojokerto yang diterima dari Kemendagri hasil sinkronisasi dengan KPU RI sebanyak 105.202,” ujarnya, Selasa (25/06).
Untuk itu pihaknya menargetkan, Pantarlih bisa merampungkan data pemilih 3.770 setiap harinya. Meski di hari pertama dilakukannya coklit, Pantarlih bisa melebihi target yakni 4.608 pemilih.
Sementara itu, Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Muhammad Oggy Yulian, menambahkan, melihat hasil yang sudah berjalan, KPU Kota Mojokerto optimis coklit rampung 20 hingga 25 hari. Sehingga sisa waktu dari target, dapat digunakan untuk memeriksa kembali data yang masuk.
“Tanggal 25 Juli tugas Pantarlih benar-benar sudah purna. Dan PPS tinggal melaporkan ke tingkat kota melalui kecamatan,” imbuhnya.
Lebih lanjut Oggy menjelaskan, target waktu coklit yang ditetapkan tersebut didukung oleh komposisi Pantarlih, yang banyak diisi orang orang lama.
“60 persen petugas Pantarlih saat ini, banyak memiliki pengalaman dan pengetahuan aktivitas masyarakat yang menjadi sasaran coklit. Sehingga target coklit, bisa selesai tepat waktu,” tandasnya.
Struktur kepemimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mojokerto 2024 – 2029 telah rampung diputusakan melalui musyawarah. Usmuni terpilih sebagai Ketua KPU Kota Mojokerto.
Di jajaran divisi diduduki 4 komisioner lainnya. Divisi Teknis Penyelenggaraan Ulil Abshor, Divisi Perencanaan Data dan Informasi Muhammad Oggy Yulian, Divisi Hukum dan Pengawasan Suwaji, Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih, Parmas dan SDM) Yahya Sachrul.

1. Ulil Abshor
Ulil Abshor pernah menjabat sebagai ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Mojokerto pada periode 2018-2023, posisi tersebut sempat ingin ia pertahankan, namun Ulil Abshor tak terpilih lagi di Bawaslu, sehingga ia memilih untuk mendaftarkan diri di KPU Kota Mojokerto dan terpilih menjadi salah satu Komisioner.
2. Yahya Sachrul Wahyu Iman
Yahya Sachrul Wahyu Iman merupakan eks anggota Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Prajurit Kulon saat Pemilu 2024, kini karirnya naik usai terpilih menjadi salah satu anggota Komisioner KPU Kota Mojokerto.
3. Muhammad Oggy Yulian Pratama
Muhammad Oggy Yulian Pratama merupakan mantan Panwaslu Kelurahan Desa (PKD) Gunung Gedangan, ia juga menjabat sebagai Bendahara 1 di PP Kota Mojokerto, kini ia terpaksa harus mengundurkan diri setelah namanya terpilih menjadi Komisioner KPU Kota Mojokerto.
4. Suwaji
Suwaji merupakan mantan Panwaslu Kelurahan Desa (PKD) Wates, yang kini berhasil menjabat sebagai Komisioner KPU Kota Mojokerto.
5. Usmuni
Usmuni merupakan satu-satunya nama komisioner petahana KPU Kota Mojokerto yang kembali terpilih.
Kelima nama tersebut diketahui dari pengumuman KPU RI nomor 70/SDM.12-Pu/04/2024 tentang Calon Anggota KPU Kabupaten atau Kota Terpilih pada 36 Kabupaten atau Kota di Provinsi Jawa Timur periode 2024 – 2029.