Berhari.com – Pemerintah Kota Mojokerto kembali mengadakan Pelatihan Membatik bagi ibu-ibu anggota Karang Werda Kelurahan Wates sebagai bagian dari tindak lanjut Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Kegiatan ini dilaksanakan di Sentra IKM Batik Maja Barama Wastra, dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas keterampilan sekaligus melestarikan budaya batik lokal.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, yang akrab disapa Ning Ita, menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk komitmen Pemkot dalam mendukung pelestarian batik sebagai warisan budaya Kota Mojokerto.
“Batik adalah bagian penting dari identitas Kota Mojokerto, dan kami terus berupaya untuk mengembangkan dan melestarikannya melalui berbagai kegiatan, termasuk pelatihan ini,” ujar Ning Ita saat meninjau langsung kegiatan pada Senin (19/5).
Ning Ita juga mengapresiasi hasil karya peserta yang meskipun baru pertama kali belajar membatik, sudah menunjukkan hasil yang memuaskan. Ia berharap, jika ada peserta yang tertarik untuk mengembangkan keterampilan ini lebih lanjut, Pemkot siap memberikan pelatihan lanjutan untuk membantu mereka.
“Kami akan terus mendukung mereka yang serius mengembangkan keterampilan membatik, bahkan sebagai potensi sumber penghasilan,” tambahnya.
Sudarwati, salah satu peserta pelatihan, menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Mojokerto yang telah mengakomodasi usulan mereka dalam Musrenbang.
”Kami senang bisa mengikuti pelatihan ini. Selain mendapatkan ilmu baru, kami juga merasa lebih percaya diri untuk menekuni batik. Bahkan, ini bisa jadi peluang usaha tambahan bagi kami,” ungkap Sudarwati.
Pelatihan membatik ini juga diikuti oleh perwakilan TP PKK Kota Mojokerto. Para peserta diajarkan mulai dari menggambar pola, mencanting, pewarnaan, hingga proses akhir seperti pencucian dan penjemuran. Para peserta berharap, dengan adanya bimbingan lebih lanjut, keterampilan membatik mereka bisa terus berkembang dan memberikan manfaat.