Berhari.com – Setelah empat hari penuh aktivitas yang intensif dan reflektif, kegiatan Retreat dan Sinergi Tim Pemerintah Kota Mojokerto resmi berakhir pada Minggu (18/4) di Ubaya Training Center, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Namun bagi para peserta, penutupan ini bukanlah titik akhir, melainkan titik tolak menuju komitmen baru dalam pelayanan publik.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menegaskan bahwa retreat ini bukan hanya ajang kegiatan bersama, tetapi juga momen krusial untuk memperkuat nilai-nilai dasar pelayanan publik, menyatukan visi, serta membangun sinergi lintas perangkat daerah.
“Empat hari ini bukan hanya sekadar kegiatan luar ruangan, tetapi waktu yang kita manfaatkan untuk refleksi, konsolidasi, dan memperkuat nilai-nilai pelayanan publik,” ujar Ning Ita dalam sambutannya.
Tak hanya kegiatan fisik dan mental, retreat ini juga diisi dengan diskusi strategis yang menyelaraskan arah kebijakan antar perangkat daerah, mulai dari visi nasional, provinsi, hingga visi pembangunan Kota Mojokerto. Hasil dari sinkronisasi ini kemudian dituangkan dalam perjanjian kinerja utama dan direktif yang akan menjadi panduan pelaksanaan program kerja ke depan.
Danrem 082/CPYJ Mojokerto, Kolonel Inf. Batara Alex Bulo, turut memberikan semangat pada upacara penutupan. Ia menyampaikan bahwa semangat positif selama kegiatan harus terus dijaga dan diwujudkan dalam tindakan nyata.
“Penutupan ini bukan akhir, tapi awal dari perjalanan baru. Nilai-nilai yang dibangun di sini harus dibawa ke tempat kerja masing-masing, ditularkan, dan dijalankan dengan penuh kejujuran dan ketulusan,” ujarnya.
Dengan ditutupnya kegiatan ini, Pemerintah Kota Mojokerto menegaskan kesiapan untuk melangkah lebih profesional, akuntabel, dan berintegritas, dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.