Berhari.com – Ribuan ASN Pemerintah Kota Mojokerto, mengikuti Apel Merah Putih yang digelar di Gelora Ahmad Yani, Sabtu (03/08) pagi. Kegiatan yang diprakarsai Kemedagri tersebut, sebagai upaya mengibarkan bendera merah putih jelang Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-79.
Pj Wali Kota Mojokerto, Ali Kuncoro, mengatakan, pengibaran bendera merah putih ini dilakukan serentak oleh tingkat pemerintahan di seluruh indonesia. Baik pemerintah provinsi, kabupaten maupun kota.
“Kegiatan pengibaran bendera merah putih ini merupakan inisiasi dari Kemendagri. Dimana seluruh pemerintah daerah, diimbau untuk menyelenggarakan pengibaran bendera serentak,” ujar Mas Pj.
Khusus Pemerintah Kota Mojokerto, dalam Apel tematik kali ini sebanyak 7.900 bendera merah putih yang dikibarkan oleh ASN. Meski begitu, jumlah bendera merah putih yang dikibarkan tersebut masih bisa bertambah.
“Tentunya kita berharap lebih, karena target pengibaran bendera secara nasional di atas 10 juta,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ali Kuncoro menyampaikan, jika Apel Merah Putih ini adalah momen spesial sebagai pengingat akan perjuangan para pahlawan kemerdekaan. Bahwasanya, Bangsa Indonesia dibangun dengan tetesan keringat dan darah.
“Harapan saya, generasi muda harus paham tentang sejarah. Sehingga jiwa nasionalisme, patriotisme dan semangat perjuangan harus dimiliki oleh para pemuda,” terangnya.
Menurut Mas Pj, tantangan yang dihadapi saat ini berbeda dengan era ketika merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Era sekarang ini adalah era distrubsi, dimana periode teknologi digital berkembang pesat, sehingga menciptakan berbagai inovasi baru yang masif.
“Saya pikir saat ini kemampuan intelektualitas para pemuda, sudah luar biasa. Akan tetapi, untuk menuju indonesia emas 2045 harus ada keseimbangan antara intelektualitas, moralitas dan spiritualitas,” tandasnya.
Sementara itu, usai Apel merah putih yang juga dihadiri Forkopimda dan anggota Paskibraka tersebut, berbagai perlombaan agustusan digelar. Di antaranya lomba lari estafet terong, makan kerupuk, bola contong, dan topi caping.
Kemeriahan sangat terasa, tatkala para peserta mengikuti perlombaan dengan berbagai tantangan yang diberikan oleh dewan juri. Para peserta diuji kekompakannya, untuk menyelesaikan lomba hingga menjadi juara. (adv-kom)